tobapos.co – Masih tetap aktif komplek besar narkoba Jermal 15 hingga saat ini, Selasa 19 Desember 2023, meski menjelang Pemilu Februari 2024, dan berkali-kali diinformasikan masyarakat kepada Kepala Polrestabes Medan, Kepala BNNP Sumut hingga Kapolda Sumut, sebab sangat rentan mengganggu Kamtibmas hingga menjadi sumber kecurangan dan banyak dampak buruk serius lainnya.
Harapan masyarakat begitu besar kepada Kapolda Sumut yang baru kini, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi untuk dapat menggulung habis tempat yang dijadikan sarang/pasar, jual beli narkotika jenis sabu, ekstasi itu maupun penyediaan tempat konsumsi yang disebut pengelolanya dijamin aman.
Namun yang menjadi pertanyaan, BERNYALIKAH KAPOLDA KITA INI?
Pasalnya lagi, sudah menjadi rahasia umum, meski beberapa kali dilakukan penggrebekan hingga penangkapan pemakai juga bandar narkoba di Jermal 15, tetapi big bosnya sering dipanggil Guntur Benget tak pernah terdengar. Sehingga, tak lama kemudian bisnis sabu-sabu, ekstasi disana berulang, terus-menerus dibuka kembali.
Terhadap Jermal 15, pada umumnya masyarakat, publik, mendesak agar ditutup selamanya, para pelaku narkoba illegal di dalamnya dijerat hukum sampai bos-bosnya.
Baca juga..
Meski demikian, ada pula segelintir elemen masyarakat maupun oknum petugas yang mendukung keberadaan lokalisasi gelap narkoba itu, sebab menjadi andalan penghasilan mereka untuk kehidupan sehari-hari.
Informasi terkini pasca peberitaan tobapos.co secara terus-menerus akan kebalnya Jermal 15, Guntur Benget diarahkan atasannya oknum-oknum aparat memanggil sejumlah orang mengaku jurnalis untuk membahas menghentikan pemberitaan, mereka bertemu di sebuah cafe di Jalan Halat Medan.
Dari pertemuan itu, diduga muncul kesimpulan untuk mengarahkan tim tobapos membuat pemberitaan bahwa Jermal 15 bukan berada di wilayah Kota Medan, namun Deli Serdang eks PTPN 2, Percut Seituan. Sebab bila disebut di kawasan Kecamatan Medan Denai-Kota Medan Si Guntur akan tertawa-tawa.
Sebelumnya
Akibat pemberitaan Jermal 15 yang dimuat media ini secara bersambung, kantor tobapos di Jalan Gaperta Ujung, Gang Martabe, Helvetia, Kota Medan diserang teror 18 Oktober 2023 lalu, hingga kini 18 Desember 2023 para pelaku belum dapat diungkap kepolisian Helvetia, Polrestabes Medan.
Satu unit mobil BMW nomor polisi B 289 AG yang terparkir di depan kantor tobapos dirusak para pelaku, kaca bagian belakangnya dipecahkan menggunakan batu besar, dengan cara dilempar dari jarak dekat.
Baca juga..
Menurut saksi, pagi buta itu, sekitar Pukul 03:15 WIB, dua orang berboncengan dengan sepedamotor tiba-tiba muncul di belakang mobil yang terparkir di halaman kantor tobapos.co, kemudian anjing menggonggongi tamu tak diundang itu.
Mungkin panik, kedua pelaku yang terlihat dari rekaman CCTV tergesa-gesa saat melancarkan aksinya, tak sempat berbuat lebih, memilih segera kabur mendengar teriakan warga dari dalam rumah, yang terbangun akibat derasnya dentuman suara mirip ledakan bom, yang ternyata kaca mobil pecah.
Lokasi
Jermal 15 dimaksud berada di Jalan Jermal 15/sekitarnya, Kelurahan Menteng, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, meluas hingga ke Lahan Garapan/Eks HGU PTPN di Desa Amplas, Kecamatan Percut Seituan, Deli Serdang, merupakan wilayah hukum Polrestabes Medan, Polda Sumatera Utara.
Terkait ini, Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi melalui Direktur Resnarkoba Kombes Pol Yemi Mandagi sebelumnya dengan yakin mengatakan,
“Terimakasih informasinya, perlu abang ketahui sampai saat ini sdh banyak kegiatan, penggerebekan baik dari polsek, polrestabes, polda. Kemudian tempat tersebut pun tetap dalam pengawasan krn agt tetap melakukan lidik bila masih ada pasti kami tangkap. Berkenan abang bantu tunjukin yg mana tempat di jermal 15 yg masih ada narkobanya pasti kami tangkap. Terimakasih,” jelas mantan Kapolres Deli Serdang itu.
Sedangkan Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Toga Habinsaran Panjaitan mengatakan terimakasih atas informasinya. (TIM/Bersambung/foto-Int, Ilustrasi)