Polsek Percut Seituan Diduga Sengaja Lepas Pelaku Pengrusakan, Masyarakat Resah: Bila Sakit Jiwa Harusnya Melalui Pengadilan

Headline Kriminal

tobapos.co – Pria bernama Umar Rito (foto atas) berhasil diamankan personil Kepolisian Sektor Percut Sei Tuan, jajaran Polrestabes Medan pada Kamis (12/1/2023), malam, setelah sebelumnya merusak rumah milik Saman (44), di Jalan Tirtosari, Komplek Tirtosari Permai, Kota Medan.

Karena bukan yang pertama Umar Rito berbuat meresahkan masyarakat terutama kepada korban Saman, pengrusakan tersebut dilaporkan ke Polsek Percut Seituan, tertuang dalam nomor STTLP/101/I2023/SPKT Percut yang diterima Aipda Riswan.

Namun alangkah terkejutnya pihak korban juga masyarakat yang mengetahui pada Jumat (14/1/2023), ternyata Umar Rito tak berada lagi di sel tahanan Polsek tersebut, ramai-ramai menduga Umar Rito sengaja dilepaskan.  

Ada lagi riak-riak menyebutkan, dengan yakin bahwa Umar Rito kondisinya sehat lahir batin, fisik maupun psikologis. Pasalnya, sehari-hari bekerja sebagai penjaga malam, bisa dengan tepat memukul tiang listrik menandakan pukul berapa saat itu, biasanya memukul tiang listrik di wilayah tersebut setiap pukul 1, pukul 2, pukul 3 dan pukul 4 dini hari.

Baca Juga :   Ekspor Arang Kayu Bakau Melalui Pelabuhan Belawan, Bea Cukai Agar Koordinasi Dengan Polisi, Sebab Diduga Berasal Dari Kejahatan

Selain itu, Umar Rito juga stabil berkendara, terlihat saat mengendarai sepedamotor merk mio warna hitam miliknya. Masih banyak lagi tindakan Umar Rito yang memang merupakan manusia normal, seperti meminta rokok kepada korban, mengetahui banyaknya uang yang ada disakunya, kemudian pakaiannya yang rapi bersih juga nada suara dengan lawan bicara dan dengan topik selalu nyambung.

Belakangan, diduga dimunculkan isu dengan surat-surat dinilai lemah secara hukum, bahkan mengada-ada, bahwa Umar Rito merupakan orang yang mengalami gangguan jiwa. Itu diduga kuat untuk melepaskan Umar Rito dari jeratan hukum yang seharusnya dipertanggung jawabkannya atas perbuatnnya.

Yang lebih parah isu didapat wartawan, bahwa diduga Umar Rito ada hubungan kerja dengan oknum aparat di Polsek Percut Seituan, Umar Rito banyak memberikan bisikan-bisikan berharga sehingga dianggap aset yang layak dilindungi mati-matian apapun perbuatannya terhadap masyarakat sekitar?

Baca Juga :   Longsor Di Tapanuli Selatan, Kapolda Sumut: Maksimalkan Tim SAR

Dari segala informasi dan bukti yang didapat wartawan dari masyarakat di atas, dicoba konfirmasi Kapolsek Percut Seituan, dan diperoleh jawaban, “Hasil observasi kami yang kami bawa ke RSJ membuktikan, kalau pelaku mengidap penyakit mental skizofrenia paranoid sehingga tidak bisa ditahan,” ungkap Kompol M Agustiawan sekaligus memberikan foto Umar Rito berada di dalam sel.

Berjalan dari informasi yang dilontarkan sang Kapolsek, muncul lagi pernyataan dari masyarakat, bahwa hakim lah nantinya yang akan memutuskan benar-tidaknya Umar Rito seperti yang dinyatakan mengidap gangguan. Artinya, proses hukum harusnya tetap berjalan hingga adanya putusan pengadilan sebagai penentu.

Lebih dari itu, surat yang didapat wartawan, tertera bulan Desember 2022 ditandatangani seorang dokter spesialis penanggungjawab terhadap Umar Rito, tidak terlihat ada pernyataan bahwa Umar Rito mengalami gangguan jiwa ataupun kondisi semacamnya yang mewajibkan penanganan serius atau pun perlu dijaga ketat.

Baca Juga :   Anies tak Izinkan, Ariza Bolehkan Warga Isolasi Mandiri di Rumah

Banyak lagi diduga kejanggalan-kejanggalan dalam kasus tersebut yang perlu dipublikasi agar masyarakat paham dan isu-isu orang gila atau tidak waras menjadi pembenar sehingga seseorang dapat berbuat semaunya mengintimidasi, membuat onar hingga bertindak kriminal di masyarakat, dan akan dituangkan wartawan dalam berita –berita selanjutnya. (MR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *