tobapos.co – Pembenahan yang terus-menerus dilakukan Rutan Kelas I Medan menuai beragam hal positif yang signifikan dirasakan masyarakat, terlebih saat ini ketika berkunjung menemui sanak keluarga mereka yang sedang menjalani hukuman sebagai warga binaan. Jumat (7/8/2026).
Dicoba ditanyai wartawan setelah selesai bertamu, mayoritas keluarga warga binaan mengaku puas dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap setiap area bagi pengunjung hingga prosedur keamanan dan ketertiban yang diterapkan.
Dari sejak memasuki gerbang utama di halaman Rutan Kelas 1 Medan yang saat ini dipimpin Andi Surya A.Md.IP., S.H., M.H (foto- kiri atas), dengan Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka.KPR) dijabat M. Harun Al-Rasyid S.Tr.Pas (foto-kanan atas) tersebut, pengawasan sampai pemeriksaan terhadap semua yang ingin berkunjung tertata dengan ketat, tegas, berbalut pelayanan yang ramah, sehingga meninggalkan kesan sangat dihargai.
Setelah masyarakat yang bertamu berjumpa dengan warga binaan, tempat bercengkrama maupun ruang berinteraksi yang disediakan Rutan Kelas I Medan juga dirasakan aman dan nyaman.
Atas kondisi itu, masyarakat yang mengunjungi keluarganya sebagai warga binaan di Rutan Kelas 1 Medan pun menyebut, motto dan slogan utama WBK dan WBBM yang digaungkan memang benar – benar dijalankan di Rutan Kelas 1 Medan.
“Kita salut setelah merasakan setelah melakukan berkunjung menemui keluarga didalam Rutan Kelas 1 Medan saat ini, jadi spanduk -spanduk yang bertuliskan Zona Integritas menuju WBK Wilayah Bebas dari Korupsi dan WBBM Wilayah Birokrasi Bersih Melayani memang bukan hanya panjang semata, kita berani menyebut ini karena sudah buktikan,” kata wanita paruh baya mengaku bernama Rosmita di halaman Rutan Kelas 1 Medan berbincang dengan sejumlah wartawan.
Ditambahkan keluarga warga binaan lagi, Bapak Hartono (45), sebelum masuk ke dalam Rutan Kelas 1 Medan hendak menemui anaknya yang menjalani hukuman karena penyalahgunaan narkotika. Diungkapkannya, “Saya termasuk rutin dua kali seminggu berkunjung kemari (Rutan Kelas 1 Medan), jauh berbeda sekarang ini, dak ada itu pungli, pelayanan juga sama rata, jadi saya sangat berterima kasih kepada Bapak -bapak semua pegawai Rutan ini, semoga anak saya bisa tobat sepulang dari sini,” harapnya.
Sambungnya, anak saya sebagai warga binaan di Rutan Medan ini juga mengakui, meski ketat dan tegas pengawasan terhadap mereka, namun hak-hak azasi menjadi hal yang paling pokok dan terjamin didapat seluruh warga binaan penghuni Rutan Kelas I Medan tanpa pilih kasih.
Ada lagi yang tak kalah untuk diacungi jempol, dikepemimpinan Andi Surya A.Md.IP., S.H., M.H., sebagai Kepala Rutan Kelas 1 Medan dan dengan Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka.KPR) dijabat M. Harun Al-Rasyid S.Tr.Pas, berdasarkan penelusuran wartawan, bahwa pemberdayaan warga binaan dalam menciptakan keterampilan berusaha, bertujuan sebagai modal warga binaan saat kembali ke masyarakat, hasilnya cukup membanggakan.
Di tempat terpisah, Ketua LSM Berkordinasi, Max Donald yang dimintai tanggapannya terkait apresiasi masyarakat terhadap kinerja serta tantangan yang dihadapi Rutan Kelas 1 Medan dalam kondisi sekarang, Max mengatakan, “Apresiasi yang diberikan masyarakat tentunya merupakan hasil pengalaman yang mereka alami ketika pergi kesana, dan itu adalah kata hati mereka apa adanya. Jadi, pimpinan dan seluruh jajaran di Rutan Kelas 1 Medan saat ini bisa dibilang berhasil melakukan tugas-tugasnya yang diberikan negara,”
“Lebih jauh, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan lalu Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara tentunya juga memiliki andil besar sebagai yang menaungi Rutan Kelas 1 Medan atas terciptanya apresiasi dari masyarakat tersebut, sehingga kita sebagai elemen masyarakat pemerhati hukum dan HAM sangat mendukung supaya situasi yang bagus terus dipacu supaya semakin dicintai masyarakat,”
“Satu yang terutama ingin saya sampaikan, ada reward bagi pegawai yang bekerja keras, sebaliknya ada sanksi tegas pula bagi pegawai yang terbukti melanggar aturan, apalagi dalam maraknya peredaran narkoba hingga kejahatan lainnya yang terdengar pelakunya disebut -sebut melakukan aksi dari balik jeruji, dan itu tak jarang disorot masyarakat, Rutan Kelas 1 Medan kita harapkan lebih sering lagi melakukan razia guna menampik isu-isu yang kerap disebarkan,” tutup Max, sosok ketua LSM yang dikenal vokal bersuara. (TP)