tobapos.co – Merupakan jaringan internasional, kilo-kiloan sabu-sabu juga ribuan butir pil ekstasi asal sarang narkoba Gang Pantai-Lembah setiap harinya diperkirakan habis terjual maupun beredar ke segala penjuru Kota Medan – Propinsi Sumatera Utara. Sabtu (3/2/2024).
Kondisi tersebut sesuai informasi A1 maupun penelusuran sumber terpercaya, bahwa jaringan narkoba kartel Oyok menjadi paling ternama saat ini dimana-mana, yang mengambil lokasi strategis beroperasi di kawasan pajak tradisional Jalan Kelambir Lima, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, hingga Jalan TB Simatupang Kota Medan, yang merupakan satu jalur sungai tepat di belakangnya.
Begitu besarnya jual-beli sampai penyediaan tempat konsumsi narkotika di Gang Pantai-Lembah Gang Mushola, Jalan TB Simatupang, Kecamatan Medan Sunggal (jaraknya sekitar 5 kilometer), hingga yang keluar dipasok ke bandar-bandar di bawahnya, dikelola Oyok Cs. Dimana hingga detik ini masih tetap berjalan mulus diduga kuat akibat keterlibatan oknum-oknum aparat? Yang sebenarnya bila serius mau menutupnya sangat gampang.
Dan berarti para pimpinan petugas berwenang berhasil menyelamatkan jutaan jiwa. Namun itu tampaknya hanya slogan, cuap-cuap, lips service belaka. Sebab ‘siraman rohani’ mengalir deras.
Jelang Pemilu
Disebut sumber lagi, karena saat ini sudah dekat hari H Pemilu, persoalan narkoba mungkin dikesampingkan, para petugas berfokus pada pengamanan pesta demokrasi.
Namun atas amatan wartawan, kondisi tersebut tampaknya bukan. Tetapi pantas dicurigai sebagai penyokong dana kampanye, sebab Oyok diketahui dekat dengan beberapa Caleg, yang berarti berada di gerbong salah satu Capres-Cawapres. Sehingga bisa merdeka sejak beberapa tahun lalu berbisnis narkoba, meski anggota di bawahnya ditangkap, tak pernah berkembang sampai Oyok ditangkap juga.
Semakin Menggila
Masih segudang lagi informasi mengejutkan yang akan dibongkar terkait kartel narkoba Gang Pantai yang dikelola Bos Oyok Cs, dan akan disajikan dalam berita selanjutnya secara bersambung, agar masyarakat tahu dan sadar, berani bersama-sama melawan.
Bahwa peredaran narkoba khususnya sabu-sabu di Kota Medan -Sumatera Utara sebenarnya sudah sangat menggila di atas kata darurat. Dimana diduga lebih mengerikan dari data yang dikeluarkan BNNP Sumut, di tahun 2022 kemarin, bahwa Propinsi Sumatera Utara tertinggi penyalahguna narkotika se Indonesia.
Dan ditarik dari data tersebut, bukan tak mungkin bahwa bandar narkoba menjadikan daerah teraman, ternyaman dan paling bebas mempermainkan hukum dari seluruh propinsi se Indonesia adalah di Sumatera Utara khususnya Kota Medan ?
Sedang dikonfirmasi janji Kapolrestabes Medan Kombes Pol Teddy Marbun juga Dir Dit Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Yemi Mandagi tentang komitmen pihaknya dalam pemberantasan peredaran gelap narkoba.
Namun sepertinya belum ada aksi nyata, terhadap sarang besar narkoba Gang Pantai-Lembah, untuk diberantas tuntas. Sebab, meski terdengar digrebek, besoknya sudah dibuka lagi jual beli sabu-sabu plus penyediaan tempat, dan hingga saat ini masih aktif.
Informasi marak semarak-maraknya narkoba di kedua tempat dimaksud, bahkan sampai anak bocil pun tahu.
Dir Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Yemi Mandagi (foto-kanan) dan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Teddy Marbun (foto-kiri), sejak Jumat (2/2/2024), dicoba konfirmasi melalui sambungan seluler/wa, namun hingga berita ini dimuat, balasan belum didapat. (TIM/foto-int)
1 thought on “Pemilu dan Sarang Besar Narkoba Medan ‘Gang Pantai-Lembah’ Dikelola Bos Oyok Cs Semakin Menggila, Bila Ditutup Bisa Selamatkan Jutaan Jiwa (2)”