Tetap Terapkan Prokes, Anggota Dewan PDIP se-Indonesia Gelar Bimtek dan Tanam Pohon

Headline Politik

tobapos.co – Momen HUT ke 48 PDI Perjuangan (PDIP) dimanfaatkan untuk hal positif. Yaitu menanam pohon di sepanjang kali Ciliwung. Dan dilakukan semua anggota DPRD Provinsi dan Kota/Kabupaten seluruh Indonesia.

“Saya dan para Anggota DPRD PDI Perjuangan Provinsi, Kabupaten/Kota se-Indonesia serta seluruh anggota, kader PDIP serempak bersama-sama menanam pohon dan bersih-bersih Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung di tempat masing-masing dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran penularan virus Covid-19. Semuanya mengikuti Peringatan Hari Ulang Tahun PDIP ke-48, yang digelar secara virtual,” kata Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi di Jakarta, Selasa (12/1/2021).

Dikatakan politisi PDIP ini, dalam peringatan HUT ke-48 PDIP tersebut juga jadi ajang bersilaturahmi, menyapa dan berbincang dengan Sohib Prass, konstituen, dan semuanya yang hadir secara virtual. 

“Pesan saya kepada semuanya adalah selalu disiplin protokol kesehatan sampai nanti vaksin siap dan pandemi berakhir. Selain itu saya juga mengingatkan kita harus terus semangat bergotong royong, saling tolong menolong, bersatu, bahu membahu,” ujar Pras, sapaan akrabnya.

Ditambahkan, seperti yang disampailkan Ibu Megawati Soekarnoputri untuk selalu konsisten, dan sungguh-sungguh menjalankan Pancasila. Pancasila jangan menjadi jargon. Bangsa ini butuh Pancasila diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Masih kata Pras, peringatan HUT PDIP ke-48 di tengah Pandemi Covid-19 memang sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Biasanya seluruh kader partai berkumpul merayakan bersama-sama disatu dan masing-masing tempat. Tapi tahun ini semuanya dibatasi untuk kepentingan bersama. Semuanya berkewajiban menjaga kedisiplinan dengan selalu menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan virus corona.

“Seperti pada saat Bimtek seluruh Pimpinan dan Anggota Fraksi PDIP DPRD Provinsi/ Kabupaten/ Kota dibuat beberapa gelombang. Masing-masing kelas hanya di isi oleh beberapa orang. Semua peserta wajib menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun atau rutin memakai hand sanitizer yang sudah disiapkan. Narasumber juga memberikan materi secara virtual dari tempat masing-masing,” imbuhnya. (ULI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *