tobapos.co – Beberapa hari kemarin wartawan berusaha meminta tanggapan Menkopolhukam Mahfud MD terkait dugaan pembiaran oleh pimpinan aparat berwenang terhadap basis besar peredaran hingga penyediaan tempat mengkonsumsi narkotika sabu-sabu juga ekstasi di lokasi santer disebut Sky Binjai, di Dusun Sukatani, Desa Namo Rube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumut.
Sampai kepada Mahfud MD dicoba diinformasikan wartawan sekaligus konfirmasi, bukan tak beralasan. Pasalnya, dari tingkat level menengah pimpinan aparat berwenang hingga tingkat pemimpin daerah telah dahulu dicoba dikonfirmasi, namun sepertinya bungkam. Meski sedikit berbeda dengan Kepala BNNP Sumut Brigjen Toga Habinsaran Panjaitan yang selalu membalas setiap link berita Sky Binjai dikirimi wartawan kepadanya, dibalas dengan emoji tanda jempol berkali-kali.
Karena diketahui, ramai publik menantikan respon Menkopolhukam Mahfud MD soal basis besar narkoba di Sky Binjai yang kebal penindakan aparat hukum, wartawan media ini mencoba langsung menghubungi nomor whatsaap Mahfud. Tetapi sebanyak tiga kali dihubungi dan terlihat berdering, meski belum berhasil akan dicoba kembali.
Baca juga..
Perkembangan terkini terkait Sky Binjai, sumber terpercaya dari kelompok masyarakat mengatakan, malah basis besar peredaran hingga penyediaan tempat konsumsi narkotika sabu-sabu tersebut semakin subur, yakni menambah satu area lagi menjadi 5 area di dalam lokasi Sky Binjai.
Agar diketahui, area dimaksud berupa tempat lapang yang dipasang tenda, terdapat satu sampai dua loket untuk menjual sabu-sabu, dilengkapi bangku dan meja serta penyewaan alat hisapnya, saling menyokong pemasukan pengelola dioperasikan banyak mesin judi disana.
Dengan satu area bisa menampung seratusan pecandu mengkonsumsi sabu-sabu sembari bermain judi, bila sekarang disebut ada 5 area di lokasi Sky Binjai yang berdekatan dengan Sky Garden, berarti saat ini sedikitnya bisa menampung 500-an orang.
Perkembangan lainnya, pasca dimuat media ini, bahwa hasil perdagangan besar dan lokalisasi konsumsi narkoba yang diciptakan bernama Sky Binjai sulit dipungkiri diduga kuat memang dijadikan modal untuk kemenangan politik sosok politikus sampai partainya, beberapa media kelas nasional menjadi ikut terpancing menguak faktanya.
Banyak lagi informasi berharga yang akan dituangkan selanjutnya dari penelusuran wartawan maupun sumber terpercaya terkait keberadaan Sky Binjai yang eksis hingga saat ini dan orang-orang hingga oknum -oknum aparat tinggi diduga bercokol di belakangnya, namun akan berangsung diungkap. Rabu (8/3/2023).
Selalu mengedepankan perimbangan berita, memang Sky Binjai beberapa kali digrebek pihak aparat berwenang, dan mengamankan barang bukti narkotika hingga mesin judi. Tetapi sangat wajar menjadi perbincangan di masyarakat, mengapa raja pengelola Sky Binjai inisial ST tak pernah tersentuh dan narkoba Sky Binjai malah semakin subur? Padahal masyarakat biasa pun sudah mengetahui, sudah menjadi rahasia umum bahwa inisial ST lah bos besar kartel narkoba Sky Binjai, yang dinilai menjadi penyumbang besar Sumatera Utara tetap bertahan angka terbesar propinsi se Indonesia penyalahgunaan narkotika.
Belum lam diungkapkan Brigjen Toga Habinsaran Panjaitan selaku Kepala BNNP Sumut, dihadapan para unsur Forkopimda Sumut, bahwa di tahun 2022 jumlah pengguna dan menyalagunakan narkoba di Sumatera Utara mencapai 1,5 juta orang dan berdasarkan data kawasan rawan narkotika BNN pada tahun 2022, terdapat 1.192 wilayah dengan status bahaya dan waspada narkoba di Sumatera Utara.
Ssbelumnya, kepada Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda sebab Sky Binjai berada di wilayah hukumnya telah dicoba konfirmasi, bahkan hingga Kepala BNN RI Komjen Petrus Golose dan Kapolri Listyo Sigit P., namun jawaban belum didapat. (MRI/bersambung/foto-ilustrasi)
1 thought on “Respon Mahfud MD Ditunggu Publik, Basis Besar Narkoba Sky Binjai Malah Semakin Subur (7)”