Narkoba Makin Parah di Desa Helvetia, Aksi Kejahatan Cenderung Meningkat

Headline Kriminal

tobapos.co – Peredaran narkoba jenis sabu-sabu di kawasan Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara yang terasa semakin marak memicu aksi kriminalitas yang semakin kerap terdengar, Senin (28/11/2022).

Sudah menjadi rahasia umum,  peredaran narkoba jenis sabu-sabu yang diketahui marak dimaksud seperti di Jalan Banten, Kampung Banten. Namun kini lokasi transaksi narkotika golongan 1 tersebut telah berpindah ke Jalan Karet Dusun XI Desa Helvetia.

Infonya, penjualan sabu dari pagi hingga malam hari. Dan para bandar pun seakan tak ada takutnya dengan pihak aparat berwenang. Malahan, bandar narkoba disana menugaskan para anggotanya untuk melaksanakan piket di lokasi tertentu, sekalian menjadi pemantau.

Saat ini, para warga Dusun XI Helvetia sangat resah dengan keberadaan para  bandar narkoba itu, termasuk karena setiap harinya suara bising dari knalpot sepedamotor yang hilir mudik selalu terdengar, apalagi bila malam hari.

Namun anehnya, apakah petugas Kepolisian dari Polsek Labuhan serta Polres Pelabuhan Belawan tidak mengetahui lokasi sarang narkoba Dusun XI itu?

Disebut-sebut lagi, pasokan sabu berasal dari kawasan Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, Medan.

Bisa dipastikan, akibat penyalahgunaan narkoba, para pemakainya bisa melakukan segala tindakan kejahatan seperti mencuri, merampok, berkelahi dan tindakan kriminal begal.

Tokoh masyarakat Labuhan Deli Andi (48) meminta kepada Kapolda Sumut untuk mau segera turun ke Labuhan Deli terkhusus Desa Helvetia, dan berani menindak tegas para bandar.

“Kita meminta kepada Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra untuk turun maupun menurunkan personilnya ke Desa Helvetia dan menangkap para bandar sabu yang sepertinya semakin bebas berkeliaran,”

Andi pun menerangkan kepada wartawan, saat pelaksanaan penangkapan bandar narkoba perlu dilibatkan aktivis narkotika seperti GRANAT, tokoh agama dan masyarakat serta kepala dusun.(Her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *