tobapos.co – Kejahatan narkoba termasuk dalam kategori luar biasa/extra-ordinary crimes. Namun saat ini tampaknya menjadi dilema di masyarakat, terkhusus di Sumatera Utara. Pasalnya, meski disebut demikian, mengapa sepertinya malah semakin subur, terkesan ada pembiaran, atau memang sudah dianggap biasa?
Sebagai contoh dari banyak lokasi, basis narkoba kelas kakap berbentuk perkampungan di Jermal 15, Kecamatan Percut Seituan, Deli Serdang, Sumut. Sudah lama bahkan sampai kini disebut tetap ramai, tersedia tempat-tempat pemakaian juga penyewaan alat hisapnya.
Padahal sangat jelas ada UU Narkotika sebagai dasar hukum aparat berwenang untuk menindak tegas para pelaku dari tingkat big bos, penyalahguna, sampai kepada setiap yang terlibat sekecil apapun.
Ada apa dengan pemberantasan narkoba di Sumut, sepertinya melempem, Pengamat Hukum Dr Redyanto Sidi SH, MH (foto-atas) yang dimintai tanggapannya mengatakan, “Tentu ada faktor yang membuat para pelaku dan jaringannya tidak takut. Misalnya menganggap aparat tidak ada atau tidak berani,”
Lanjut pria akrab disapa Redy itu, “Hukum harus ditegakkan oleh penegak hukum, itu kewajiban. Apalagi soal narkotika ini, selain jaringannya, perlu ditelusuri juga adanya para oknum yang melindungi bahkan menjadi beking” tutupnya.
Baca juga..
Kembali diungkapkan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda kepada wartawan soal Jermal 15, “Terimakasih informasinya, segera akan kita tindak,” katanya meminta wartawan menunggu.
Lanjut dicoba minta tanggapan kepada Direktur Dit Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Cornelius Wisnu P Adji, Senin (12/12/2022), hingga berita ini dimuat, belum berbalas. Namun tetap ditunggu, sebab konfirmasi salah satu yang diwajibkan kepada wartawan sesuai kode etik juga Undang-undang.
Sekedar diketahui, omset para mafia pengelola sarang besar narkoba Jermal 15 disebut -sebut cukup fantastis, diperkirakan bisa mencapai Rp 5 miliar per minggunya. Meski beberapa kali terdengar digrebek aparat berwenang. Namun, hasilnya kerap tak memuaskan karena berbanding jauh dengan harapan masyakat yang meminta Jermal 15 digaransi tutup selamanya. (TIM)