Ijazah Sarjana & Gelar Oknum Anggota DPRD Deli Serdang Patut Dipertanyakan

Kriminal

tobapos.co – Pria yang diketahui kerap dipanggil dengan nama Abdul Rahman alias Rahman, dari partai berlambang beringin patut dipertanyakan keabsahan ijazah sarjananya (Strata 1), dan gelar doktorandus (Drs) yang dipakainya diduga saat mengikuti pemilihan legislatif Kabupaten Deli Serdang periode 2019-2024 dan berhasil duduk hingga saat ini sebagai anggota DPRD. Senin (6/12/2021).

Informasi yang didapat itu kemudian ditelusuri tim media ini dan jelas ditemukan banyak kejanggalan terkait nama Abdul Rahman alias Rahman dimaksud.

Seperti disebut sumber bahwa Abdul Rahman alias Rahman merupakan mahasiswa di Sekolah Tinggi Budi Daya Binjai stambuk 2012 yang tamat pada 2016. Dan setelah dikonfirmasi, pihak Yayasan Budi Daya Binjai mengakui ada 2 mahasiswa mereka bernama Abdul Rahman pada Tahun Ajaran (Stambuk) yang disebut. Namun setelah diperhatikan dari foto Abdul Rahman alias Rahman saat ini dirasa tampak tidak mirip dengan sosok Abdul Rahman alias Rahman pada buku besar STKIP Budidaya Binjai.

Baca Juga :   "Terimakasih Pak Jokowi, Juga Pak Gubernur Edy.." Judi Dadu Kopyok Di Sudirman Tanah Karo Akhirnya Ditutup. Tapi, Judi Tembak Ikan TS Masih Parah Beroperasi?

Ditelusuri lagi, bila Abdul Rahman alias Rahman memang tamat dari STKIP Budaya Binjai namun mengapa dia memakai gelar doktorandus (Drs) dan bukan SPd ? Buktinya terdapat pula pada baliho – baliho yang terpampang pada saat Abdul Rahman alias Rahman berada di masa Pileg DPRD Deli Serdang, terlihat ditulis gelarnya doktorandus (Drs).

Informasi lebih dalam, bahwa Abdul Rahman alias Rahman sebelumnya setelah mengundurkan diri dari Kepala Desa di kawasan Kecamatan Hamparan Perak, dia disebut-sebut tidak pernah kuliah namun diduga mendapatkan gelar akademis, sehingga patut menjadi bahan penyelidikan pihak berwenang agar isu-isu tersebut dapat menjadi terang benderang.

Terkait itu, dilakukan konfirmasi kepada pihak yang dimaksud yakni oknum Anggota DPRD Deli Serdang tersebut soal kebenarannya, dia menjawab, “Maaf ..tidak benar semua itu,” katanya, Senin (29/11/2021).

Baca Juga :   Saksi Dari Polda Metro Jaya Benarkan Penemuan Softgun Saat Pengeledahan di Rumah Joni

Sambungnya, “Yg jelas nama saya bukan Abdul Rahman…dari situ saja jelas salah .terima kasih info nya. Yg jelas saya bukan Stambuk 2012 – 2016…dan saya bukan dikomisi B….JD gk bener smua,” tutupnya. (TP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *