Sumut Buka Peluang Kerjasama Dengan Belarusia

Pemerintahan

tobapos.co – Wilayah Sumatera Utara memiliki potensi pertanian yang sangat besar untuk dikembangkan. Sektor pertanian tentu menjadi salah satu sumber pendapatan terbesar. Ungkapan ini disampaikan Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah saat menerima kunjungan Belarusia di Kantor Wagubsu lantai 9 jalan Diponegoro no 30 Medan.

Ijek mengatakan, ada beberapa hal yang bisa digarap bersama dari sektor pertanian. Di antaranya ekspor komoditas dan alat pertanian hingga pertukaran ilmu pengetahuan atau teknologi pertanian. 

“Kita sangat senang menyambut Belarusia, semoga dengan pertemuan ini akan ada peluang apakah barang atau komoditas Sumut yang bisa diekspor ke Belarusia,” kata Wagub.

Wagub juga mengatakan, Sumut saat ini sedang terbuka lebar bagi investor untuk proyek infrastruktur. Di antaranya pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei, Pelabuhan Kuala Tanjung, hingga destinasi wisata Danau Toba, Bukit Lawang dan Tangkahan.

“Kita juga sangat mendukung dan terbuka bagi para investor yang masuk ke Sumut, kami Pemprov Sumut sedang gencar mencari investor ke Sumut,” kata Musa Rajekshah.

Musa Rajekshah juga tertarik dengan kerja sama di bidang pendidikan. Terutama dengan beasiswa untuk mahasiswa Indonesia yang ingin kuliah di Belarusia.

“Kita tertarik kerja sama untuk pendidikan, mungkin ada warga Indonesia yang tertarik menimba ilmu di sana (Belarusia), beasiswa mungkin akan dibutuhkan,” ujar Musa Rajekshah, yang didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat M Fitriyus dan Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Bahruddin Siregar.

Duta Besar Belarusia Valery Kolesnik menyampaikan, sangat tertarik dengan kerja sama di bidang pertanian. Pihaknya menawarkan ekspor pupuk ke Sumut.

Belarusia, katanya, juga dikenal sebagai salah satu negara produsen pupuk terbesar di dunia. Belarusia juga dikenal sebagai negara produsen alat pertanian seperti traktor dan lainnya.

“Ke Sumut, kami khusus melihat potensi pertanian, kami memiliki banyak produk pertanian, diharapkan kerja sama dapat ditingkatkan,” kata Valery. MM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *