tobapos.co – Puluhan massa dari Kesatuan Mahasiswa Masyarakat Mandiri Sumatera Utara (KM3SU) Sumut demo ke kantor Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provsu di Jalan Sakti Lubis Medan, Kamis (8/8/2021) siang.
Massa KM3SU meminta Poldasu dan Kejatisu segera memeriksa Kadis BMBK Sumut, PPK, PPTK, Kepala Jalan Jembatan Tanjungbalai, Pimpinan PT Asa dan oknum yang terlibat di dalamnya.
Hal ini terkait dengan dugaan korupsi proyek peningkatan struktur jalan propinsi ruas simpang Tanjung Kasau-Bandar Masilam di Kabupaten Batubara senilai Rp12 miliar lebih.
Koordinator Aksi Syahnan Afriansyah dalam orasinya menyampaikan, bahwa proyek bernilai Rp12 miliar lebih itu sarat KKN. Pasalnya, jalan yang baru dikerjakan sudah rusak karena diduga tidak sesuai SOP (standart operasional prosedur). Juga perbedaan yang mencolok pada papan plank pekerjaan tertera Rp10 miliar. Sementara nilai kontrak Rp12 miliar lebih.
Massa KM3SU mengancam akan melakukan aksi kembali dan turun ke jalan dengan jumlah massa yang lebih banyak, jika tuntutan mereka tidak direspon.
“Kami minta aparat hukum dari Poldasu dan Kejatisu segera mengusut kasus dugaan korupsi bernilai Rp12 miliar yang bersumber dari APBD Sumut tahun 2020 itu,” ujar Syahnan Afriansyah.
Sementara itu, Salim selaku mantan Kepala UPT jalan jembatan Tanjung Balai kepada wartawan menjelaskan, bahwa anggaran Rp12 miliar itu direfocusing senilai Rp2 miliar. Dan Salim membenarkan bahwa anggaran yang terpakai Rp 10 miliar. (MM)