tobapos.co – Gaya dan model lama terasa masih dipertontonkan oknum-oknum ASN Pemko Medan, yaitu lemahnya merespon permintaan informasi dari masyarakat terutama para awak media.
Padahal saat ini dipimpin Bobby Nasution sebagai Walikota Medan, menantu Presiden Joko Widodo itu berjuang keras untuk merubah paradigma buruk yang terjadi pada saat beliau belum menjabat.
Seperti pungli mulai ditekan, pelayanan terhadap masyarakat dan elemen yang membutuhkan, termasuk di bidang informasi ditingkatkan.
Tetapi, dirasa akan sia-sia apa yang dilakukan Walikota Medan Bobby Nasution bila tidak sejalan dengan para bawahannya. Tampaknya Bobby perlu mengevaluasi dan memberikan tindakan tegas terhadap para bawahannya yang terkesan tidak mau bersama-sama dengannya dan masyarakat agar merubah wajah Pemko Medan ke yang lebih baik.
Seperti yang dilakoni Suriono selaku pejabat di Dinas Perhubungan Kota Medan yakni Kabid Lalin (foto-kecil). Saat ditanya tim media ini, kelas berapa Jalan Gaperta Ujung, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Helvetia, Medan sesuai data pada mereka?, menjawab itu Suriono malah mengarahkan ke Dinas PU Kota Medan, “Kalo SK kelas jalan di Dinas PU” katanya. Kamis (8/7/2021).
Disambung pertanyaan lagi oleh tim media ini kepada bawahan Iswar Lubis itu, kan seharusnya pada ujung ruas jalan inti di Kota Medan ada dipasang rambu yang menunjukkan kelas jalan disana, mengapa di Jalan Gaperta Ujung tersebut tidak ada tampak rambu dimaksud, dan itu dirasa sebuah kelalain ataupun kesengajaan pihak Dinas Perhubungan Kota Medan?, hingga berita ini dimuat, Suriono belum memberikan balasan. Padahal, soal rambu kelas jalan di Kota Medan dirasa termasuk tupoksi Suriono.
Sebelumnya, adapaun pertanyaan kelas Jalan Gaperta Ujung, Tanjung Gusta ditanya kepada Suriono karena adanya penimbunan proyek pembangunan gudang milik Bulog. Dimana setiap hari truk tronton roda 10 hilir mudik mengangkut tanah ke lokasi proyek tersebut.
Akibatnya, warga merasa resah akibat menimbulkan sebaran debu, dapat mengganggu aktivitas masyarakat disana juga menimbulkan penyakit, apakah truk tronton tersebut memasuki Jalan Gaperta Ujung sudah sesuai dengan kelas jalan sesuai aturan? Sebab bila tidak sesuai, dikhawatirkan bisa merusak jalan tersebut, yang baru saja dinikmati masyarakat karena sudah di cor beton.(TIM)