Petualangan Pelaku Sodomi Berakhir di Sel Tahanan Polrestabes Medan

Kriminal

tobapos.co – Selama kurun waktu 2018 hingga 2021 melakukan aksi bejatnya, Satreskrim Polrestabes Medan akhirnya menangkap Esli Tobing (51), pelaku sodomi terhadap anak angkatnya, Rabu 6 Januari 2021 sekira Pukul: 14.00 WIB.

Selain anak angkatnya Rolis, pelaku juga melakukan sodomi terhadap 8 korban lainnya yang semuanya anak laki-laki berusia 13 -16 tahun.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Martuasah Hermindo Tobing, SH, SIK, MH membenarkan penangkapan Esli alias Ucok Tobing (foto), pelaku sodomi anak-anak tersebut.

“Esli Tobing pelaku sodomi ini tinggal di Jalan Matahari Raya No.43 Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia,” kata Kompol Martuasah Hermindo Tobing, Senin (11/1/2021).

Dikatakan Martuasah, terungkapnya kasus ini berawal setelah tetangga korban berinisial FS yang merupakan anak angkat pelaku mengadukan perbuatan bejat ayahnya itu.

Selanjutnya, korban bersama FS melaporkan ke Mapolrestabes Medan dengan Laporan Polisi Nomor : LP/33/K/I/2021/SPKT Restabes Medan tanggal 5 Januari 2021.

“Atas laporan itu, Tim Satreskrim Polrestabes Medan pun bergerak cepat dan pelaku berhasil diamankan oleh pelapor bersama warga lainnya dan Unit PPA Satreskrim Polrestabes Medan,” ungkap Kompol Martuasah.

Kepada penyidik, pelaku mengakui telah melakukan perbuatan sodomi terhadap anak angkatnya dan sejumlah korban lainnya di tiga lokasi yang berbeda, di Hotel Melala Inn, Jalan Binjai KM 13, di rumah pelaku dan di gudang botot milik pelaku.

Perbuatan sodomi itu dilakukan pelaku sejak 2018 hingga awal Januari 2021.

Setiap melakukan perbuatan benarnya itu, pelaku kerap memberikan uang kepada korban antara Rp50 ribu hingga Rp150 ribu.

“Pengakuan pelaku kepada kita, masih ada delapan korban lainnya yang disodomi pelaku yang akan kita panggil untuk dimintai keterangannya guna memperberat hukuman terhadap pelaku,” tegas Kompol Martuasah.

Mantan Kapolsek Medan Baru tersebut juga menyarankan, bagi yang menjadi korban kebejatan pelaku agar membuat laporan (LP)

“Sampaikan kepada korban yang lain agar membuat laporan,” kata Martuasah semangat. (Sofar Panjaitan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *