Kartel Narkoba Medan-Gang Pantai: Granat Sumut Tegaskan, Proses Hukum..!!

Headline Kriminal

tobapos.co – Ketua Granat (Gerakan Nasional Anti Narkotika), Sumatera Utara Sastra SH. MKn (foto-atas), menegaskan supaya aparat berwenang (Polri juga BNNP Sumut-red), menindak tegas dengan menangkap dan memproses hukum para gembong narkoba yang leluasa menjalankan perdagangan ilegal narkoba khususnya jenis sabu-sabu di Jalan Kelambir Lima, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, yang sering disebut “Gang Pantai alias Pantai alias Pria Laut”. Kamis (24/11/2022).

Masih ditegaskan pria akrab disapa Bung Sastra itu, agar jangan ada tebang pilih dalam penegakan hukum. Lebih parah bila menyangkut peredaran narkoba yang sudah dalam level darurat dan tak turun-turun.

Baca juga..

Disinggung wartawan soal bau menyengat oknum aparat sampai politisi diduga kuat terlibat melicinkan bahkan mengakomodir para bandit yang sudah layak disebut kartel narkoba disana (Gang Pantai alias Pantai alias Pria Laut), pria bersahaja yang juga Dewan Pengarah Banteng Muda Indonesia (BMI-Sumut) itu menimpali, “Hukum tidak melihat latar belakang, justru kalau oknum aparat terlibat menjadi pemberat. Granat sampai kapan pun tetap berkomitmen nyata melawan keberadaan narkoba secara ilegal, dan pastinya setia mendukung pihak berwenang dalam penegakan hukum yang berlaku,” tutupnya.

Baca Juga :   JPKP Nasional Desak Poldasu & Balai POM Jangan 'Tutup Mata' Akan Maraknya Obat Diduga Ilegal Asal Cina

Informasi terkini dari banyak sumber terpercaya. Sekira 3 Minggu lalu, rombongan kartel narkoba Kota Medan, atau yang senter terkenal sebagai pengelola Pasar Narkoba, Kampung Meksiko –Gang Pantai dan sekitarnya sementara menutup bisnis jahat mereka. Namun, disebut pada  Rabu (23/11/2022), telah positif dibuka kembali.

Kondisi itu diperkuat dengan kembali ramainya para pecandu sabu-sabu dan yang punya kepentingan di dalamnya bercokol di lokasi Gang Pantai sekitarnya. Tepat sebelum diumumkan beroperasi kembali basis narkoba Gang Pantai, mobil-mobil mewah diduga punya para atasan bandar berkumpul melakukan rapat tak jauh dari pasar tradisional Kampung Lalang.

Lebih mencengangkan lagi, layaknya Sultan, sekira puluhan pria yang dipekerjakan bos kartel narkoba Gang Pantai menjajakan sabu-sabunya, diboyong sang Big Bos ke tempat wisata elit kelas manca negara untuk refreshing merayakan kesuksesan mereka. Dari bus mewah, pesawat bisnis hingga penginapan dan keperluan lainnya disebut tersedia mantap. Dan itulah yang digaung-gaungkan sebagai penyebab tutupnya sementara (sekira 3 minggu), Pasar Narkoba Kampung Kolombia Gang Pantai-Pria Laut.    

Baca Juga :   GBI Rayakan Natal Oikoumene 2020, Pesan Gubernur Sumut Pelihara Kedamaian & Persaudaraan

Dari sejauh itu informasi yang didapat wartawan berkat dukungan masyarakat yang sangat resah akan keberadaan Basis Besar Narkoba Kota Medan itu, kepada Kasat Narkoba Polrestabes Medan Kompol Rafles Langgak Putra Marpaung telah beberapa kali dicoba konfirmasi. Bahkan sampai  kepada Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda dan Dir Ditnarkoba Polda Sumut. Ironinya, begitulah keadaannya, keresahan masyarakat sepertinya belum tersahuti. (TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *