Belum Berbuah Manis, Sarang Kartel Narkoba Kota Medan-Gang Pantai Sekitarnya Semakin Dipadati Pecandu

Headline Kriminal

tobapos.co – Masih getol disuarakan masyarakat dengan barbagai cara termasuk melaporkan informasi kepada sejumlah media supaya ditindak petugas berwenang. Namun sepertinya hingga detik ini belum berbuah manis, para gembong disebut masih menjajakan sabu-sabu mereka di Gang Pantai sekitarnya, Pria Laut, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan. Ibarat ada gula banyak semut, para pecandu pun hilir mudik di setiap gang disana. Minggu (27/11/2022).

Puncak keramaian aktivitas narkoba disana disebut pada akhir pekan, Sabtu juga Minggu, seperti hari ini hingga malam nanti, disitulah omset meledak meletup diraup Big Bos kartel Narkoba Medan-Gang Pantai.

Informasi terkini dari sejumlah masyarakat, baik yang sering keluar-masuk maupun sekitar lokasi Gang Pantai, ada 4 gang lagi yang telah ikut membuka penjualan maupun tempat mengkonsumsi sabu-sabu mirip Gang Pantai tersebut, itu berada tak jauh dari Gang Pantai, tak jauh dari jalur perlintasan/rel kereta api Jalan Kelambir Lima, Kampung Lalang. Jadi totalnya disebut ada 9 gang yang aktif menjajakan dan menyediakan lokasi mengkonsumsi sabu-sabu yang berada di bawah kendali bos besar jaringan Aceh disana, yang bekolaborasi dengan oknum-oknum aparat dan politisi senior. Kalau soal omsetnya dibandingkan sama-sama per hari, bisa dipastikan mengalahkan setoran parkir seluruh Kota Medan.

Ternyata lagi, saat kemarin lalu, tutup sementara sekitar 3 minggu, dengan menggaungkan puluhan bandarnya refreshing ke pulau dewata dengan akomodasi disediakan mantap sang Big Bos dalam rangka merayakan kesuksesan mereka menghancurkan sistem hukum yang ada maupun meluluhlantakkan generasi bangsa, sejumlah pihak yang biasa mendapat setoran dari bisnis asap putih alias sabu-sabu Gang Pantai Medan pun meradang.

Baca juga :

Masih banyak lagi sebenarnya fakta mengejutkan yang akan dibongkar masyarakat melalui media ini. Termasuk jajaran di bawah Walikota Medan Bobby Nasution yang diduga terlibat main mata sampai terima setoran, dan itu akan terus dituangkan dalam berita kedepan, hingga aparat berwenang di bidang pemberantasan penindakan peredaran ilegal narkoba benar-benar menjalankan tupoksinya, menangkap para yang terlibat hingga Basis Besar Narkoba Medan-Gang Pantai ditutup selamanya.

Sebelumnya, dari Praktisi Hukum, Wakil Rakyat hingga Ketua Organisasi Gerakan Nasional Anti Narkoba (Granat) Sumut Sastra SH. MKn telah meminta dengan tegas agar Kepolisian berwenang (Polda Sumut, Polrestabes Medan dan Jajaran) maupun BNN Sumut jangan tebang pilih. Sebab hukum tidak melihat latar belakang, dan aparat yang terlibat harus menjadi target yang paling disikat.

Baca juga:

Kembali Kasat Narkoba Polrestabes Medan Kompol Rafles Langgak Putra Marpaung dicoba konfirmasi melalui seluler, sebelumnya bisa tersambung,  namun belakangan sepertinya hubungan kontak wartawan ini dengan beliau telah terputus sebab diduga sang Kasat memblokir.

Dari itu dicoba lanjutkan konfirmasi kepada Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda dan kepada Dir Ditnarkoba Polda Sumut Kombes Pol C Wisnu Adji Pamungkas, tetapi sepertinya tetap masih terkesan bungkam,  hingga masyarakat melalui wartawan belum mendapatkan hasil konfirmasi yang dapat menunjukkan komitmen mereka dalam tugasnya memberantas tuntas dengan tegas peredaran narkoba di wilayah tugas, apalagi seperti di Gang Pantai Medan yang benar-benar nyata adanya. Meski demikian, untuk selalu menjaga kode etik dalam UU Pers, tim media ini akan tetap mencoba kembali tanpa lelah. (TIM/foto atas-ilustrasi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *