Jermal 15 Komplek Besar Peredaran Narkoba ‘Anak Kandung’ di Sumut, Kartel Terlibat Mendukung Salah Satu Capres/Cawapres (20)

Headline Kriminal

tobapos.co – Kuatnya keberadaan komplek besar yang dijadikan sarang peredaran gelap dan penyediaan tempat mengkonsumsi narkoba (sabu-sabu, ekstasi) dengan sebutan Jermal 15, yang aktif hingga saat ini meski beberapa kali digrebek diduga sebagai kamuflase belaka, ternyata akibat dukungan kuat kartel di dalamnya terhadap salah satu Capres/Cawapres yang bertarung di Pemilu 2024 mendatang. Senin (11/12/2023).

Banyak oknum-oknum aparat yang tersebar diduga terlibat merestui Jermal 15, termasuk penguasaha-pengusaha ilegal top Sumut yang berlindung di balik organisasi dimajukan di depan, mereka mengambil keuntungan secara besar-besaran dari peredaran narkoba disana, meski secara luas sudah sangat meresahkan dan merusak masyarakat terutama generasi bangsa.

Bahkan untuk memuluskan bisnis perdagangan gelap sabu-sabu dan ekstasinya, para oknum-oknum besar di dalam kartel narkoba Jermal 15 membuat program di hari-hari tertentu dengan bagi-bagi jatah kepada siapa saja yang mau tutup mata dengan mendukung bisnis narkoba disana.

Baca juga..

Lebih dalam ditelusuri Capres/Cawapres mana yang didukung kartel narkoba Jermal 15? Info A1-nya mereka ternyata tegak lurus ke penguasa, sehingga pantaslah Jermal 15 seperti ‘anak kandung’, dimana lokasi-lokasi lain secara terang-terangan ditutup seperti Sky Binjai di Tanjung Pamah, Kutalimbaru, Deli Serdang, sementara Jermal 15 seolah kebal hukum.

Ironinya, media yang secara berani memberitakan Jermal 15, seperti tobapos, sengaja hendak ‘dibunuh’ mentalnya dengan penyerangan teror terhadap kantor mereka pada 18 November 2023 lalu, dan hingga kini para pelaku tidak dapat diungkap meski sudah sejak saat itu dilaporkan ke Polsek Helvetia, Polrestabes Medan, Polda Sumut, diduga ada main mata?

Kemudian lagi, ditelusuri nama bos -bos kartel narkoba Jermal 15, ramai sumber menyebut-nyebut dipanggil G#ntur dan Beng#t.

Biar lebih tepat dimana keberadaan Jermal 15 sebagai komplek besar peredaran dan lokasi konsumsi narkoba dimaksud, yakni di Jalan Jermal 15/sekitarnya, di Kelurahan Menteng, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, meluas hingga ke Lahan Garapan/Eks HGU PTPN di Desa Amplas, Kecamatan Percut Seituan, Deli Serdang, merupakan wilayah hukum Polrestabes Medan, Polda Sumatera Utara.

Baca juga..

Konfirmasi terbaru sedang berusaha dilakukan ke Polrestabes Medan, karena jabatan Kapolrestabes Medan yang sebelumnya dijabat Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda diketahui telah digantikan Kombes Pol Teddy John Sahala Marbun.

Sedangkan terkait keberadaan lokalisasi gelap sarang besar peredaran narkoba Jermal 15 yang seolah tak mampu diberantas pihak berwenang itu, ke Dir Resnarkoba Polda Sumut Kombes Pol Yemi Mandagi dicoba konfirmasi ulang, dan masih ditunggu jawaban hingga berita ini dimuat kembali.

Meski sebelumnya mantan Kapolres Deli Serdang itu mengatakan, “Makasih infonya, penggerebekan dan penangkapan sudah berulang kali di Jermal 15, utk pencegahan dan patroli sdh di buat pospol di sana, bila mmg msh ada yg abang tahu, tunjukkan saja lsg kepada agt yg ada di pospol, atau sampaikan siapa dan dimana pasti akan kami tindak tegas, Poldasu tetap komit brantas narkoba.” tegas lulusan Akpol 1997 itu. Selasa (28/11/2023), lalu. (TIM/Bersambung/foto-Int-Ils)

2 thoughts on “Jermal 15 Komplek Besar Peredaran Narkoba ‘Anak Kandung’ di Sumut, Kartel Terlibat Mendukung Salah Satu Capres/Cawapres (20)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *