JCH Kloter ke 19 Dilepas, Ada Jamaah Yang Ke dua Jadi Haji

Headline Sekitar Kita

tobapos.co- Menurut pengalaman  Haji A Nasution warga Jalan Letda Sujono yang kali kedua berangkat ke tanah suci yang tergabung pada kloter (kelompok terbang) 19 asal Medan kepada wartawan,  Minggu (2/6/2024) disela -sela keberangkatannya menuturkan situasi di Tanah Suci Mekkah pada musim haji 2024 saat ini sangat padat dengan kedatangan jutaan jamaah dari seluruh dunia. 

Pengalaman A Nasution menceritakan,  selain ibadah ada melaksanakan Kegiatan Sosial dan Pembinaan. Ada juga kegiatan pembinaan rohani dan sosial, termasuk ceramah agama dan pembelajaran tentang sejarah Islam, ujar H.  A Nasution (72) pensiunan karyawan BUMN PT POS Di Medan didampingi jamaah calon haji B Nasution (65) pekerja bengkel mobil warga Jalan Karya Medan menceritakan pengalaman pernah ke tanah Suci. 

Cuaca di Mekkah selama bulan Juni 2024 sangat panas, dengan suhu rata-rata mencapai 42°C pada siang hari, sehingga jamaah harus mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi kondisi ini. 

Selama 40 hari berada di Mekkah, selain melaksanakan ibadah sholat, jamaah haji mengikuti berbagai kegiatan. Berikut adalah beberapa kegiatan utama yang dilakukan:

Wukuf di Arafah Salah satu rukun haji yang paling penting adalah wukuf di Arafah.

Mabit di Muzdalifah dan Mina. Setelah wukuf, jamaah bermalam di Muzdalifah dan melaksanakan lempar jumrah di Mina.

Tawaf Ifadah dan Sa’i. Tawaf Ifadah di Masjidil Haram diikuti oleh Sa’i antara Safa dan Marwah merupakan bagian penting dari ritual haji.

Ziarah Tempat Bersejarah. Jamaah juga mengunjungi tempat-tempat bersejarah seperti Jabal Rahmah, Gua Hira, dan Jabal Nur, yang memiliki nilai sejarah dan spiritual tinggi.

Begitulah kegiatan rutin para jamaah haji di tanah suci Jeddah. “Tidak membosankan dan tidak jenuh dalam waktu 40 hari itu masih kurang”, ungkap H A Nasution.

Melihat fasilitas pemerintah dan berbagai organisasi haji juga menyediakan fasilitas kesehatan dan layanan bimbingan untuk memastikan jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan lancar dan aman.

Dengan persiapan yang tepat dan kesadaran akan kondisi cuaca, jamaah dapat menjalankan ibadah haji dengan khusyuk dan mendapatkan pengalaman spiritual yang berharga.(MM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *