tobapos.co – Angka terkonfirmasi Covid-19 di Propinsi Sumatera Utara sesuai informasi didapat semakin naik. (foto). Sedangkan salah satu tempat yang rawan menjadi kluster penyebaran virus mematikan itu dirasa adalah arena perjudian.
Apalagi perjudian besar-besaran yang mendatangkan orang sampai ratusan. Sebab, di lokasi perjudian nyata prokes diabaikan, karena cara bermain judi juga harus berdekatan, bahkan pemain berdesakan memasang taruhan, seperti halnya judi dadu.
Kondisi seperti itu bisa dilihat arena perjudian dadu kopyok salah satu diantaranya di Desa Jandi Meriah, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten karo, Sumatera Utara.
Terkait perjudian tersebut, melalui link berita telah dikirim kepada Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak berharap beliau memerintahkan bawahannya, namun hingga kini diketahui perjudian dimaksud semakin ramai. Kapan ditindak pak Kapolda?
Kepada Direktur Kriminal Umum Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja juga telah dikonfirmasi melalui pesan whatsapp, termasuk kepada Kapolres Tanah Karo, namun hingga berita ini kembali dimuat, tanggapan belum didapat tim media ini.
Sebelumnya Diberitakan
Sekitar lima bulan pindah, kini lokasi perjudian jenis dadu kopyok kembali beroperasi di Desa Jandi Meriah, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo. Senin (31/5/2021). Didapat tim media ini, ratusan pemain ramai hingga subuh.
Padahal, masyarakat dan pemerintah sedang berjibaku melawan penyebaran virus corona, segala cara dilakukan, aktivitas warga dibatasi, mudik dilarang, sekolah diliburkan, dan banyak lagi. Namun mengapa perjudian terkesan dibiarkan? (TIM)