Generasi Diambang Kehancuran (5), Aparat Bungkam Berjamaah Soal Kartel Pengelola Perkampungan Narkoba Gg Pantai-Kota Medan?

Headline Kriminal

tobapos.co – Berbulan-bulan lalu hingga saat ini, Jumat (6/1/2023), masih tetap beroperasi meski sudah dikonfirmasi sekaligus diberikan informasi soal keberadaan perkampungan basis besar peredaran narkoba jenis sabu-sabu yang dikelola kartel di Jalan Kelambir Lima (Gg Pantai sekitarnya), Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Sumut.

Akan kondisi tersebut, masyarakat pantas mempertanyakan komitmen pemberantasan narkoba yang selama ini digaung-gaungkan pemerintah melalui pihak yang diberikan kewenangan besar. Sedangkan terkait konfirmasi dan informasi yang dilayangkan wartawan kepada para pimpinan aparat, belum juga berbalas maupun adanya tindakan nyata menutup selamanya. Apakah memang mereka sengaja bungkam berjamaah, atau ada kepentingan di dalamnya?

Baca juga..

Terkini diberitahukan sumber, aktivitas peredaran narkoba sabu-sabu hingga penyediaan tempat pemakaiannya dan sewa alat hisap di Gang Pantai sekitarnya tak akan adalagi dilakukan penangkapan, itu diduga untuk memberikan kenyamanan bagi para pengguna hingga yang belanja sabu-sabu kesana agar tidak beralih ke tempat lain.

Kamera pemantau/CCTV kembali diperbanyak pengelola Gang Pantai, dari setiap gang masuk hingga parkir kendaraan di dalam lokasi dipasang dengan yang lebih berkualitas tinggi, sampai-sampai bisa dizoom berkali-kali dan wajah yang dicurigai pengelola nampak jelas, bahkan hingga pemakai saat mengkonsumsi terekam.

Informasi yang tak kalah penting, merasa gerah dengan pemberitaan terus-menerus dilakukan media, oknum aparat bersama bisgos Gang pantai dan yang berpengaruh lainnya selalu melakukan rapat, diduga mereka mencari cara untuk mengintimidasi wartawan dengan cara-cara kotor bahkan tidak tertutup kemungkinan tak manusiawi.

Sebelumnya, konfirmasi dan informasi dilayangkan kepada Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda, Dir Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Cornelius Wisnu P Adji, Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Sedangkan kepada BNNP Sumut juga sudah melalui kepalanya Brigjen Pol Toga Panjaitan juga Kepala BNN RI Komjen Pol Petrus Reinhard Golose, tak lupa sejumlah anggota Komisi 3 DPR RI dan Komisi A DPRD Sumut bahkan DPRD Sumut juga DPRD Kota Medan.

Omset    

Omset bigbos pengelola Gang Pantai basis besar narkoba (OY, DN, MN Cs) diperkirakan bisa mencapai 200 sampai 300 juta rupiah per hari, dari pagi ke pagi (24 jam beroperasi). Apalagi di hari libur, bisa lebih, uang besar itu disetor melalui jasa bank tak jauh dari Gang Pantai sekali seminggu.

Diketahui lagi, memang beberapa kali Gang Pantai sekitarnya terdengar digrebek petugas berwenang, tetapi mengapa tak lama para bandar anak buah bigbos bisa leluasa menjajakan sabu-sabunya lagi, bila tidak benar ada ‘main mata’ antara oknum petugas dengan pengelola? (TIM/bersambung/foto-ilustrasi)

1 thought on “Generasi Diambang Kehancuran (5), Aparat Bungkam Berjamaah Soal Kartel Pengelola Perkampungan Narkoba Gg Pantai-Kota Medan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *