Dianggap Ada Kejanggalan, DPRD Sumut: Kapoldasu Harus Usut Kasus Penembakan oleh Oknum Polisi Polres Pelabuhan Belawan

Headline Kriminal

tobapos.co  – Dinilai banyak kejanggalan, keluarga almarhum Iwan alias Nasib (49) warga Batang Kilat, Sei Mati korban penembakan oknum polisi dari Polres Pelabuhan Belawan RS, mengadu ke DPRD Sumut, Rabu (23/11/2022).

Infonya penembakan dilakukan oleh oknum polisi dari Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan RS, karena korban terduga menjadi bandar narkotika dinilai melakukan perlawanan.

Keluarga korban yang terdiri dari anak korban, Yoni dan Riansyah serta abang kandungnya, Hasbullah (52) datang ke DPRD Sumut, didampingi kuasa hukumnya, Helmax Alex Sebastian Tampubolon SH, MH dari Kantor LBH Cakra Keadilan.

foto: Suasana pertemuan di gedung DPRD Sumut//

Keluarga korban berharap agar kasus penembakan dilakukan oknum polisi dari Polres Pelabuhan Belawan itu segera diusut tuntas.

Baca Juga :   Hujan Deras Mengguyur Kota Medan, 2 Pegawai RSUP H Adam Malik Tewas Tertimpa Pohon

“Kami sudah membuat laporan pengaduan di SPKT Poldasu terkait penembakan itu dan berharap agar oknum polisi yang melakukan penembakan ditahan,” harap Hasbullah, Selasa (22/11) di dalam Gedung DPRD Sumut.

Persoalan penembakan itu disampaikan Hasbullah kepada Wakil Ketua DPRD Sumut, Irham Buana Nasution SH.

Dirinya menambahkan, setelah keluarga korban membuat laporan pengaduan hingga sekarang belum terlihat ada perkembangan sehingga memohon perlindungan hukum ke DPRD Sumut.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sumut Irham Buana Nasution SH menyebutkan bahwa sebagai perpanjangan tangan langsung dari rakyat, pihaknya akan memberikan perlindungan hukum.

“Saya akan menindaklanjuti kasus ini dan mendisposisikan surat dari LBH Cakra Keadilan ke Komisi A untuk segera dilaksanakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak terkait seperti Polres Pelabuhan Belawan dan Poldasu serta oknum-oknum yang diduga terlibat dalam kasus ini,” ujar Irham Buana.

Baca Juga :   Jelang Ramadhan, Satpol PP DKI Gelar Apel Kesiapan Cegah Gangguan

Ia juga mendesak Polres Pelabuhan Belawan dan Poldasu mengusut tuntas kasus penembakan agar tidak terjadi lagi tindakan sewenang-wenang terhadap warga sekaligus untuk mengungkap kasus menjadi terang benderang demi terungkapnya keadilan bagi masyarakat.

“Saya desak Kapolres Pelabuhan Belawan dan Kapoldasu mengusut tuntas kasus ini,” tandas Irham Buana Nasution.

Sementara itu, Direktur LBH Cakra Keadilan Helmax Alex Sebastian Tampubolon SH, MH mengharapkan, setelah keluarga korban mengadukan masalah ini kepada Wakil Rakyat, semoga kasus penembakan ini bisa diusut tuntas dan pelaku penembakan segera diproses hukum.(her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *