tobapos.co – Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi bangga dan mengapresiasi perjuangan atlet dan official DKI Jakarta yang berlaga di PON XX Papua.
Apalagi di tengah pandemi Covid-19 saat ini, raihan posisi kedua dari 34 provinsi selaku peserta event empat tahunan ini, sesuatu yang patut dibanggakan.
“Saya terus memantau perkembangan atlet DKI Jakarta di PON XX Papua. Dan hasil juara dua yang diraih para atlet, sangat saya apresiasi,” kata Pras, sapaan akrab Prasetio Edi Marsudi yang juga pebalap off road ini kepada tobapos.co, Jumat (15/10/2021).
Apalagi, lanjut politisi PDI Perjuangan ini, para atlet menguji kemampuannya di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda negeri ini. Dan ini pasti sedikit mengganggu konsentrasi para atlet DKI Jakarta.
“Perjuangan kontingen PON DKI Jakarta akhirnya berbuah hasil. Jakarta yang awalnya berada diposisi ketiga merangkak naik. Dan terakhir bisa menempati posisi kedua yang juga cukup bergengsi,” papar Pras.
Dijelaskan Pras, di PON XIX Jawa Barat empat tahun lalu, kontingen DKI Jakarta menempati posisi ketiga. Di bawah Jawa Barat juara umum dan Jawa Timur juara kedua.
“Hanya kita waktu itu peringkat ketiga. Kalah perak dengan Jawa Timur. Sekarang justru sebaliknya kita yang juara kedua. Artinya, peristiwa di Jawa Barat kejadian lagi. Tapi gantian. Kita unggul medali perak dan perunggu,” ujar Pras.
Masih kata pengurus IMI Pusat ini, olahraga itu bukan semata-mata menang atau kalah. Namun mengedepankan konsisten berlatih di bidang olahraga yang digeluti para atlet DKI.
“Selain kontiniu latihan, olahragawan itu menjunjung tinggi sportifitas. Selain itu jadi olahragawan tersebut menguji adrenalin yang tinggi. Bila kontiniu berlatih dan memiliki adrenalin, saya yakin atlet pasti jadi pemenang. Dan tentunya harus menjunjung tinggi sportifitas,” imbuh Pras.
Informasi dari tim media Kontingen DKI Jakarta, atlet Ibukota berada di urutan kedua dengan total medali 301. Yakni 110 emas, 91 perak dan 100 perunggu. Lalu, Jawa Barat yang menjadi juara umum mengumpulkan 354 medali dengan rincian 133 emas, 105 perak dan 116 perunggu.
Sedangkan Jawa Timur, 110 emas, 89 perak dan 88 perunggu dengan total 287 medali. Diposisi keempat ada tuan rumah Papua dengan total 261 medali yakni 93 emas, 66 perak dan 102 perunggu.
Diurutan kelima ada Bali. Pulau Dewata ini mengumpulkan 107 medali yakni 28 emas, 25 perak dan 54 perunggu. Jika di total pertandingan pada Kamis (14/10/2021) malam, DKI Jakarta mendapat tambahan 10 emas, 4 perak dan 4 perunggu.
Inilah penambahan medali kontingen DKI pada hari terakhir PON XX Papua:
LONCAT INDAH
- Papan 1 M Putri
Emas : Jatim
Perak : DKI (Linadini Yasmin)
Perunggu : Jatim - Papan 3 M Putra
Emas : DKI (Adityo Restu Putra)
Perak : DKI (Tri Anggoro)
Perunggu : Jatim
KARATE
- Kumite beregu Putra
Emas : Jabar
Perak : DKI
Perunggu : Papua & Sumut - Kumite beregu Putri
Emas : DKI
Perak : Sumut
Perunggu : Bali & Jabar
TERJUN PAYUNG
Kerjasama Antar Parasut :
Emas : Papua Barat
Perak : Kaltim
Perunggu : DKI
RENANG
- 50 m gaya dada putra
Emas : DKI (Gagarin N Yus)
Perak : Jabar
Perunggu : Jatim - 4 X 100 m Estafet Putra
Emas : DKI (Gagarin dkk)
Perak : Jabar
Perunggu : Jatim
ATLETIK
Lompat tinggi putra
Emas : DKI (Rizki Gusafa)
Perak : Riau
Perunggu : Bali
BOLA TANGAN
- Tim Putra
Emas : DKI
Perak : Jabar
Perunggu : Kaltim - Tim Putri
Emas : Kaltim
Perak : Jabar
Perunggu: DKI
BASKET 3×3
- Tim 3×3 Putri
Emas : Papua
Perak : Bali
Perunggu : DKI (Nadya dkk) - Tim 3×3 Putra
Emas : DKI (Jason dkk)
Perak : Jabar
Perunggu : Jatim
BILIAR
- Biliar Frame Single Putra
Emas : DKI (Jahja Johanes)
Perak : Sumut
Perunggu : Sumut & Riau - Carom Three Cusion
Emas : DKI (Rudi Hasan)
Perak : Jabar
Perunggu : Sumut & Papua - 10 Ball Single Putra
Emas : Jateng
Perak : Kepri
Perunggu : DKI (Ponco K)
RUGBY
- Beregu Putri
Emas : DKI (Fitri dkk)
Perak : Papua
Perunggu : Bali - Beregu Putra
Emas : Papua
Perak : DKI (Aris dkk)
Perunggu : DIY. (TP 2)