tobapos.co – Keberadaan basis peredaran narkoba (sabu-sabu/ekstasi) dilengkapi dengan penyediaan lokasi penggunaan sering disebut Sky Binjai bisa menjadi salah satu penyumbang terbesar Sumatera Utara menjadi propinsi tertinggi penyalahgunaan narkoba di Indonesia.
Lokasi tepatnya di Dusun Sukatani, Desa Namo Rube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumut. Tempat tersebut sebenarnya sudah lama mengundang ramainya kontra masyarakat luas. Namun terkesan ada pembiaran, meski belum lama ini dalam memperingati HANI (2022), sesuai data Kepala BNNP Sumut Brigjen Toga Panjaitan di depan Forkopimda Sumut mengatakan Sumut masih propinsi tertinggi penyalahgunaan narkoba.
Bagaimana tidak, semenjak adanya lokasi merdeka peredaran dan pemakaian tersebut (Sky Binjai), banyak kehidupan rumah tangga masyarakat dirasa bak di neraka. Perceraian terus bertambah, anak-anak juga malas bekerja hingga semakin nekat melawan orangtuanya, dan masih banyak lagi dampak buruk lainnya.
Baca juga..
“Dulu kehidupan kami ini tentram, adanya lokasi (sarang narkoba) itu, suami dan anak-anak kami berantakan, sudah seperti mayat hidup yang tak perduli keluarga, tolonglah Bapak-bapak tutup tempat itu,” ujar ibu-ibu yang dimintai bagaimana keluh kesahnya.
Sambung yang lainnya, kali ini mereka sudah habis takut timbul berani, meski pengelola Sky Binjai merupakan mafia terorganisir yang direstui oknum aparat sampai tingkat atas, dan hartanya melimpah.
Pasca diberitakan, info terkini A1 yang diperoleh wartawan, pengelola Sky Binjai semakin memperketat penjagaan. Bagi siapa saja yang hendak masuk ke lokasi, kartu identitasnya wajib ditunjukkan, spanduk besar memanjang gambar politikus dari salah satu partai kuning dicopot, corak-corak salah satu OKP catnya diganti. Jumat (3/3/2023).
Kepala BNN Sumut Jenderal Bintang Satu, Toga Panjaitan sedang ditunggu tanggapannya. Begitu juga dengan Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak dan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda.
Sebelumnya, selain basis narkoba besar, di Sky Binjai juga disediakan banyak mesin perjudian, di lokasi tersebut ada sekitar 4 area besar pula yang setiap area ada loket untuk membeli sabu-sabu dan penyewaan alat hisapnya, sekaligus arena pemakaian, sehingga pantaslah omset pengelolanya sangat fantastis, diperkirakan bisa ratusan juta rupiah per harinya .
Memang juga, lokasi besar narkoba dan judi Sky Binjai berkali digrebek petugas berwenang, tetapi yang menjadi tanda tanya besar, mengapa bisa beroperasi lagi tak lama berselang dan sampai detik ini.
Kemudian sudah menjadi rahasia umum, inisial ST yang santer terkenal sebagai raja pengelolanya, tak tersentuh hukum pula. Sehingga menjadi perbincangan hangat di masyarakat, apakah memang ada rencana besar menghancurkan kehidupan masyarakat atau keberadaan Sky Binjai sebuah deal-dealan dukungan politik? (MRI/bersambung/foto-ilustrasi)
1 thought on “Basis Besar Narkoba Sky Binjai, Ada Rencana Hancurkan Masyarakat Atau Deal-dealan Dukungan Politik?(5)”