tobapos.co – Cukup lama menduduki jabatan Direktur pada Ditreskrimum Polda Sumatera Utara, dinilai sebanding dengan keberhasilannya mengungkap kasus -kasus besar, berkualitas.
Sosok Kombes Pol Sumaryono SIK pun banjir apresiasi dari masyarakat termasuk pimpinan di atasnya.
Dari kasus besar skala nasional di Langkat, kasus wartawan di Medan hingga baru-baru ini di Kabupaten Karo, Ditreskrimum Polda Sumut di bawah Kombes Pol Sumaryono di atas rata-rata dari segi kecepatan waktu menuntaskan kasus yang ada.
Menurut penilaian masyarakat lagi, hampir di setiap kasus yang ditangani Ditreskrimum-Polda Sumut, ternyata Kombes Pol Sumaryono tak sungkan-sungkan terjun langsung ke TKP, bahkan anak buahnya pun terkadang tak mengetahui kedatangannya.
Baca juga..
Hal tersebut di atas disampaikan elemen masyarakat dari Forum Rakyat Sumut Bersatu, Abednego dan Lambok Situmeang kepada sejumlah wartawan.
“Kita sudah lihat bagaimana kinerja Ditreskrimum Polda Sumut di bawah pimpinan Pak Kombes Sumaryono, semua kasus-kasus besar yang terjadi di Sumatera Utara berhasil diungkap, bahkan dengan tempo yang sangat singkat, tak bisa lepas dari apresiasi masyarakat bila demikian, kita salut dan bangga, juga dengan semua personil di bawahnya, terkhusus pada Bapak Kapolda,” kata mereka berdua , Jumat (1/11/2024).
Disinggung wartawan soal maraknya judi di Tanah Karo dan terkesan belum mampu dibereskan Polres setempat, Situmeang menimpali, “Seratus persen kita yakin, bila Polda Sumut sampai turun tangan, Ditreskrimum Polda Sumut, sekejap mata persoalan itu pasti akan terkendali, sebab tak perlu diragukan lagi kemampuan maupun komitmen kinerja yang nama Ditreskrimum Polda Sumut, kami sangat yakin,” jelasnya.
Di tempat terpisah, akademisi hukum Harli SH., MH dimintai tanggapannya mengatakan, menurutnya, penyakit masyarakat bernama judi memang saat ini menjadi perhatian serius Kapolri, bila tingkat Polres dirasa kurang mampu menyahuti keresahan masyarakat, memang sebaiknya tingkatan di atasnya mengambil alih.
Sebelumnya diberitakan, bahwasanya memang sejak sekitar tiga bulan belakangan ini di Tanah Karo disebutkan sedang kembali marak-maraknya aktivitas perjudian, baik jenis mesin dengan modus ketangkasan, judi online, hingga judi konvensional seperti dadu dan tebak angka togel.
Dari kelompok mahasiswa, ormas hingga pemuka agama terutama tokoh gereja di kabupaten Karo juga sudah melakukan aksi demo menolak maraknya perjudian di kampung mereka disana. Pasalnya, di hampir setiap kecamatan subur perjudian seperti yang disebut kan di atas. Apalagi pelaksanaan Pilkada sudah di depan mata, Kamtibmas harus terjaga aman dan nyaman.
Parahnya, Polres Tanah Karo yang dipimpin AKBP Eko Yulianto terkesan tebang pilih melakukan penindakan, di beberapa tempat di wilayah hukumnya ada melakukan penangkapan terhadap pelaku perjudian, tetapi penanganan diduga tidak sampai ke bandar atau pun bos di belakangnya, diduga hanya sebatas pekerja di lapangan yang diproses hukum, diduga hal itu yang membuat pengusaha judi seperti kebal hukum.
Informasi lebih mengejutkan, bahwa segala macam perjudian di Tanah Karo diduga dikoordinir oleh oknum aparat, dan setoran dari para bandar judi pun wajib melalui oknum aparat tersebut, bila tidak, pasti akan ditutup dan ditangkap.
Terkait informasi tersebut, beberapa kali AKBP Eko Yulianto dicoba konfirmasi, tetap seperti enggan menjawab. Sedangkan Kapoldasu Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto beberapa waktu kemarin memberikan apresiasi ketika dikonfirmasi wartawan dengan mengucapkan terimakasih atas informasinya.(TP/Bersambung/foto-Kombes Pol Sumaryono/int)
1 thought on “Masyarakat Yakin Ditreskrimum Polda Sumut Mampu Bereskan Tanah Karo Dari Maraknya Judi (11)”