Kasek SMA Negeri 7 Disorot, Penggunaan Dana BOS dan SPP Dipertanyakan

Headline Korupsi

tobapos.co – Gedung pendidikan SMA Negeri 7 Medan disorot. Pantauan tim Wartawan Dinas Pendidikan Sumut (Wardiksu) dipandu koordinator Vera Sinaga lingkungan sekolah tersebut, baik luar dan dalam, terkesan kumuh.

Melihat pintu ruangan sangat tidak layak, daun pintu berwarna kusam-buruk dan berlubang-lubang. Demikian terlihat  mobiler bangku dan meja belajar murid dalam kondisi warna buruk. 

Dibandingkan sekolah lain di tengah kota metropolitan, gedung SMAN 7 Medan dinilai tak patut dijadikan sekolah berdaya saing yang dinaungi Dinas Pendidikan Provinsi Sumut, tandas orang tua murid.

Disisi lain mengamati pembinaan moral siswa juga menjadi perhatian serius kalangan murid di sekolah. Pasalnya, kurangnya sarana pendidikan agama. Ruang tempat ibadah atau belajar agama, sarana prasarananya dinilai tak memadai. 

Padahal pendidikan berbudaya ini sangat dibutuhkan untuk mendukung siswa-siswi bermoral dan memotivasi mental manusianya bersamaan dengan akhlak.

Selain sorotan di atas, sebelumnya ada kritikan soal penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) setiap tahun anggaran.

Sampai saat ini,  penggunaan dana BOS ini dipertanyakan berbagai pihak sampai terlapor ke pihak aparat penegak hukum ( APK ) belum lama ini. Ironisnya ada lagi minta Sumbangan Pembinaan Pelajar (SPP) ke masing-masing murid. Perilaku pungutan ini juga menimbulkan pertanyaan besar bagi orang tua murid.

“Kemana dimamfaatkan dana tersebut”, tanya seorang pegiat LSM.

Ketika dikonfirmasi ke Kasek SMAN 7 Masri terkait kondisi mobiler diatas dan suasana proses belajar dan mengajar, sangat disesalkan tak diizinkan tuk ditemui. Meskipin kabar dari seorang guru, si Masri berada di ruangannya.

Kata Hasiholan Sitompul pak Kasek tak berada ditempat.

Hasiholan Sitompul merupakan guru bidang sosial mengaku Pak Masri lagi keluar. 

“Nanti akan kita sampaikan kedatangan dan konfirmasi wartawan dari tim Wardiksu”, ketus Sitompul. (MM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *