tobapos.co – Naas bagi Muhammad Ali (63), dan cucunya Ahmad Maulana Panjaitan (4) warga Lingkungan 10, Kelurahan Siumbut Baru, Kecamatan Kota Kisaran Timur Kabupaten Asahan, hanyut terbawa arus sungai setelah terjatuh dari getek penyeberangan, Jumat (6/8/2021) sekitar pukul 10.00 WIB.
Informasi didapat, korban bersama cucunya mengenderai sepedamotor Supra berniat hendak menyeberang melewati sungai ke Sei Kamah, Kecamatan Sei Dadap dengan menaiki getek Anggoro di Dusun III Desa Subur Kecamatan Air Joman.
Saat hendak menuruni badan jalan, sarana menuju getek yang sedang menunggu penumpang, korban terjatuh ke sungai bersama cucu dan sepedamotornya.
“Sempat terlihat kakek itu mendorong cucunya ke atas, agar tidak tenggelam, dan si kakek terdorong ke dalam sungai dan hanyut terbawa arus,” ucap salah satu warga di lokasi kejadian.
Warga yang berada di lokasi, secepatnya mengejar hendak menolong kakek beserta cucunya tersebut, tapi nasib berkata lain, cucu sang kakek dapat tertolong diselamatkan warga, dan si kakek hilang terbawa derasnya arus sungai.
Menurut salah satu staf di Kelurahan Siumbut Baru, Ahmad Wahyudi saat ditemui di lokasi menjelaskan, korban awalnya hendak mengantar makanan ke Sei Kamah dengan mengenderai sepedamotor dan menyeberang menggunakan getek.
“Namun saat menuruni jalan dan belum sampai menaiki getek, korban terjatuh ke sungai, sepedamotor dan cucunya dapat diselamatkan warga, tapi si kakek hilang terbawa arus sungai,” terang Wahyudi.
Amatan di lokasi, sampai saat ini warga dibantu Babinsa dan Bhabinkamtibmas masih melakukan pencarian sambil menunggu kedatangan Basarnas.(Do)