Terhadap Basis Besar ‘Pantai’ Kota Medan, Pemberantasan Narkoba Slogan Belaka? (12)

Headline Kriminal

tobapos.co – Begitu banyak kalimat upaya, statemen, program yang diucapkan para pimpinan aparat berwenang terutama yang di Kota Medan-Sumatera Utara, juga yang di pusat, dalam pemberantasan, pencegahan hingga pemulihan akan dampak narkoba terhadap generasi bangsa. Namun itu terkesan hanya slogan belaka?

Bisa dijadikan contoh dari maraknya lokasi besar dan yang diambil satu ini, basis besar peredaran sabu-sabu yang sudah sangat tersohor di Kota Medan, yakni “Pantai” di Jalan Kelambir Lima, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.

Sudah sejak sekitar 3 bulan lalu informasinya diteruskan media ini atas laporan informasi dari masyarakat, namun sampai detik ini belum ada penindakan berarti dari pihak berwenang, yang membuat lokasi/perkampungan narkoba itu ditutup selamanya. Apalagi menangkap bos kartel pengelolanya, inisial OY, DN, MN dan banyak lagi diduga termasuk oknum-oknum aparat.

Terkini informasi didapat, dari kelas tokoh hingga politisi disebut sumber ada bersama para kartel narkoba disana (Pantai), begitu juga dengan setoran besar mereka, membuat rasa takut para bandar hilang.  

Baca Juga :   AkibatTunggak Pajak, Pemko Medan Pasang Spanduk di Mall Yuki Simpang Raya

“Kita banyak dukungan jual sabu disini, tokoh ada, politisi ada, oknum aparat ada, semua ada, ngapain pake acara takut bos,” ungkap sumber ditirukan dari mulut seorang bandar anggota OY. Sabtu (14/1/2023).

Baca juga..

Lanjut sumber masih menirukan, “Lihat lah taktik ketua itu merangkul, kalau ada yang meninggal stop dulu jualan sabu sejam, ada yang pesta sumbangan jelas, sampai sunatan dibayarin ketua itu semua, orang ada oknum aparat yang sampai nangis minta bantuan biaya berobat kok, apa gak utang budi kali dia itu, apapun disuruh mau itu, gak percaya? katanya.  

Baca Juga :   Isu Gubernur  memerintahkan Ajudan Meminta Uang Ke OPD Dibantah

Masih banyak bahkan bergudang kisah maupun cerita lagi yang akan dibongkar sumber masyarakat terkait keberadaan basis besar narkoba disebut “Pantai alias Gang Pantai alias Pria Laut” tersebut.

Sebelumnya dan sampai sekarang (Di Pantai) masih seperti jamur di musim hujan narkoba sabu-sabu beredar, transaksi jual-beli hingga penyediaan tempat mengkonsumsi dan sewa alat hisap, omset bigbosnya bisa ratusan juta per hari dan itu informasi A1 dari masyarakat dan sebagai wartawan yang mendapatkan, tentunya lanjut melakukan konfirmasi.

Karena posisinya di Kota Medan, maka kepada Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda, Dir Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Cornelius Wisnu P Adji, Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak bahkan hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dikonfirmasi sekaligus bentuk informasi,

Juga kepada intansi yang kepalanya langsung diangkat Presiden, yakni BNN. Kepada BNNP Sumut melalui Brigjen Pol Toga Panjaitan juga Komjen Pol Petrus Reinhard Golose (Kepala BNN RI), hal yang sama dilakukan. Ironinya seperti tak menganggap keresahan masyarakat dengan respon cepat? Dan tak lupa sejumlah anggota Komisi 3 DPR RI, Komisi A DPRD Sumut, juga DPRD Kota Medan supaya bersuara, tetapi terkesan bungkam berjamaah.

Baca Juga :   Saat Ini Perjudian Dinilai Makin Subur Di Medan – Sumut? Dr Redyanto : Arahan Kapolri Sangat Baik

Dengan kondisi seperti di atas, mungkin wajar masyarakat menyebut hukum “semau gue” sedang dipertontonkan oleh oknum-oknum aparat negara yang tidak bertanggung jawab?

Sekedar informasi lainnya sebagai perimbangan berita seperti yang diminta para oknum dengan mengirim ke email redaksi tobapos, memang  terdengar perkampungan narkoba “Pantai” sekitarnya jarang-jarang digrebek petugas. Dan meski digrebek, dalam hitungan menit para bandar bisa kembali menjajakan sabu-sabunya, seperti main sinetron?

Pantai kini merupakan salah satu perkampungan narkoba terkenal di Kota Medan yang menggantikan Kampung Kubur dulu, dan sekarang mejadi  penghancur banyak generasi bangsa. (TIM/foto ilustrasi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *