Sumut Sekarang Bukan Lagi ‘Semua Menggunakan Uang Tunai’

Headline Pemerintahan

tobapos.co – Kalimat Sumut bukan “Semua Urusan Memerlukan Uang Tunai”, melainkan sekarang Sumut adalah “Sumatera Utara Maju, Unggul dan Terhormat”.

Penegasan Sumut bukan semua urusan memerlukan uang tunai ini disampai Gubernur Sumut Edy Rahmayadi melalui Inspektur Lasro Marbun dalam siaran persnya di lantai II kantor Gubsu jalan Diponegoro no 30 Medan, Selasa (22/11/2022).

Inspektur Lasro Marbun didampingi Kadiskominfo Provsu yang diwakili Kabid PIP (Pengelola Informasi Publik), Pemprovsu Iwan Sutani Siregar mengatakan, Sumut mulai sekarang Sumatera Utara Maju, Unggul dan Terhormat, katanya menginformasikan terkait peringatan Hari Anti Korupsi sedunia.

Pelaksanaan peringatan Hari Anti Kirupsi tahun 2022 nantinya akan mengupayakan melakukan perubahan zona korupsi di Sumut.  Menurut Lasro,  Sumut saat ini 5 besar rangking di seluruh Indonesia, ke depan, Inspektorat  akan melakukan penurunan jadi 4 besar. 

Baca Juga :   Satgas Covid-19 Sumut Salurkan Bantuan Sembako

Untuk itu, melalui kegiatan HAKORDIA nantinya,  strategi Inspektorat  akan melakukan pemahaman di tengah-tengah masyarakat dan memberikan imbauan agar masyarakat sadar,  bahwa perlakuan korupsi itu adalah perbuatan kejahatan, ungkap Lasro. 

HAKORDIA (Hari Anti Korupsi Sedunia)  ini salah satu media untuk informasi publik, tujuan mengajak elemen masyarakat bersama -sama  melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi. 

Kegiatan dengan tema “Indonesia Pulih Bersatu Lawan Korupsi”. Bersama Hakordia nantinya,  di akhir tahun 2022 ini diharapkan dapat menjadi tonggak penguatan pencegahan dan pemberantasan korupsi oleh seluruh komponen bangsa indonesia tidak koruptif. 

Upaya Inspektur Pemprovsu, dalam kegiatan HAKORDIA,  tentunya mememinimalisir kejahatan korupsi. Kata Lasro,  pada acara talk show yang akan diselenggarakan pada  29 November 2022  akan dihadiri pimpinan KPK,  Gubernur Sunut,  Gubernur Sumbar,  Gubernur Aceh,  Gubernur Riau,  Gubernur Jambi,  Gubernur Bengkulu,  Gubernur Kepulauan Riau. MM

Baca Juga :   Kasus Selegram Helena Lim Divaksin, Ariza: ASN DKI Tidak Melakukan Pelanggaran Prosedur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *