Sudah Dua Kapolda Dicopot Tak Tegas Tegakkan Prokes, Bagaimana Dengan Arena Judi Dikelola TS Di Tanah Karo ?

Kriminal

tobapos.co – Baru saja Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz mengeluarkan surat pencopotan dua Kapolda yakni Kapolda Metro Jaya & Kapolda Jawa Barat sesuai TR No: SP/3222/KEP/2020 tertanggal 16 November 2020, terkait tidak tegas melaksanakan protokol kesehatan di wilayah hukumnya di masa pandemi corona (Covid-19), yang juga belum usai hingga saat ini.

Hal ini tentunya menjadi pelajaran bagi Kapolda-kapolda lainnya maupun jajaran dibawahnya.

Terkait itu, Pengamat Hukum Dr Redyanto Sidi SH, MH yang dimintai tanggapannya dengan ditanyakan, arena perjudian juga sangat rentan menjadi kluster penyebaran Covid 19?

Menjawab itu Dr Redyanto Sidi SH, MH mengatakan, “Covid dan kriminalitas sosial seharusnya sama-sama menjadi prioritas,” terangnya. Senin (26/11/2020).

Lanjutnya, “Karna itu adalah kewajiban penegak hukum. Seharusnya tidak menghiraukan kriminalitas di wilayah hukum masing-masing juga harus mendapatkan sanksi dari petinggi Polri,” tutupnya.

Arena Judi Dikelola Taman S Alias TS Di Tanah Karo – Sumatera Utara

Masih menjadi sumber ke khawatiran warga di Tanah Karo (Kabupaten Karo, Sumatera Utara), arena perjudian salah satunya dikelola Taman S alias TS, seperti di Jalan Sudirman, Jalan Sukaraja Munte Kabanjahe hingga di kawasan Merek (Perbatasan & Depan Pembayaran Listrik) dan di Desa Bintang Meriah yang sempat diserbu warga hingga akhirnya ditutup.

Nama Taman S alias TS juga disebut-sebut sebagai agen mesin judi modus ketangkasan tersebut, yang memiliki pengaruh kuat. Supaya bisa mengoperasikan mesin perjudian itu disana, harus memakai nama TS agar aman dari aparat di Tanah Karo, Sumatera Utara.

Sebelumnya diberitakan, perjudian di Tanah Karo sudah membuat resah masyarakat terutama kaum ibu dan anak-anak. Bukan itu saja, lokasi perjudian bila dibiarkan, bisa menjadi kluster pandemi covid-19, sementara pemerintah pusat maupun daerah sedang bersusah payah melawan virus mematikan itu, bahkan sampai menggelontorkan dana yang sangat besar.

Terkait ini, melalui seluler, Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo yang dikonfirmasi belum diperoleh jawaban, meski sebelumnya Kapolres tersebut pernah menjawab dengan mengatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan. Namun tim tobapos.co akan terus mencoba agar publik mengetahui. (TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *