PTM Beresiko Tinggi Penularan Covid-19, Wagubsu : Sekolah Tatap Muka Keputusan Nasional

Headline Pemerintahan

tobapos.co – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara debat dalam keputusan dimulainya Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Keputusan untuk dilaksakannya sekolah tatap muka bukan dari Pemprovsu melainkan keputusan nasional, ujar Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajeksha dirumah Dinas Gubernur Sumut dijalan Sudirman,  Jumat (11/6)

Debat bahas PTM Pemprov Sumut dengan beberapa ahli, antara lain dari Ikatan Dokter Anak Cabang Sumut (IDAI) Sumut, Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Sumut, Satgas Penananganan Covid-19 Sumut dan lainnya. Turut hadir Walikota Medan Bobby Nasution, Plt Sekda Binjai Irwansyah Nasution, Asisten  Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Deliserdang Citra Effendi Capah, serta Kadis Pendidikan dan Kesehatan Medan-Binjai-Deliserdang (Mebidang).

Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah mengatakan prosedur sekolah tatap muka harus jelas di setiap daerah, sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri Nomor 23425/A5/HK.01.04/2021 tanggal 8 April 2021. 

“Silahkan sekolah tatap muka di buka, asalkan prosudur SOP nya jelas”, kata Ijeck.

“Bila dibuka perlu ada pengawasan yang ketat terkait penyelenggaraan PTM terbatas di sekolah, pengawasan terkait SOP-nya. Kita tidak ada klaster-klaster baru yang timbul setelah membuka sekolah tatap muka,” kata Musa Rajekshah.

Berbeda Inke Nadia D Lubis dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Sumut. Inke menilai pembukaan sekolah tatap muka di Sumut memiliki risiko tinggi terjadinya lonjakan kasus Covid-19. “Risikonya cukup besar, mereka bisa menularkan ke orang tua dan guru yang sudah cukup tua atau yang masih bayi. Ini resikonya besar, belum lagi saat ini kita kasus Covid-19 sedang naik-naiknya,” kata Inke. MM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *