tobapos.co – Bandar chip (mata uang/nilai digunakan-red), judi online ‘higs domino’ skala besar yang mengoperasikan usaha melawan hukum secara terang-terangan, tepat di tepi jalan umum di Jalan Kelambir Lima, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan sepertinya menantang pihak kepolisian dalam hal ini Sat Reskrim Polrestabes Medan, Dit Reskrimum Polda Sumut.
Betapa tidak, sedangkan lokasi perjudian yang berada jauh di pelosok Kota Medan dan dibuat tersembunyi pengelolanya bisa ditindak, tapi mengapa yang ada di Jalan Kelambir Lima ini bisa bertahan lama dan hingga detik ini tetap beroperasi, malah semakin berkembang pesat dengan omset fantastis.

Dari kondisi itu, warga pun berharap aparat kepolisian khususnya Polrestabes Medan dipimpin Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda saat ini masih berkomitmen dalam pemberantasan tegas pada aktivitas perjudian yang sudah sangat meresahkan seluruh lapisan masyarakat.
Sekedar informasi untuk penyelidikan maupun penindakan bagi pihak berwenang terhadap pelaku, bandar chip judi online dimaksud kerap dipanggil Bos Roni. Lokasinya untuk bertransaksi di dalam toko/bengkel sepeda tak jauh dari pajak/pasar tradisional Kampung Lalang. Pria bertubuh agak kurus tinggi itu juga telah membuka banyak cabang dalam penjualan chip higs domino-nya.
Dalam memenangkan persaingan bisnis jual-beli chip judi online yang semakin membludak pemainnya di Sumatera itu, bahkan kini menjadi permainan judi paling diminati, Bos Roni berani membayar para oknum untuk menutup usaha lawannya, seperti milik bermarga Sembiring berada di samping lokasinya.
Kepada Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda dan pihak terkait lainnya belum dikonfirmasi. Selasa (4/10/2022). Namun akan tetap dilakukan pasca dimuat berita ini sebagai informasi sangat berharga yang pantas diapresiasi. (TIM/BERSAMBUNG)