Metropolis Spa Rawan HIV – Aids Juga Diduga Jadi Sarang Prostitusi

Headline Kriminal

tobapos.co – Usaha jenis kusuk, hotel, yang menawarkan jasa wanita muda seksi dengan nama Metropolis Spa di Komplek Mega Park, Jalan Kapten Muslim, Helvetia Medan disinyalir akan sangat rawan terhadap penyebaran HIV – Aids bila pengelolanya tetap main mata dengan layanan ‘plus-plus’disana, apalagi tanpa adanya pengawasan ketat dari Dinas Kesehatan.

Bukan hanya itu, aparat Polda Sumut (Direskrimum), juga bisa membongkar dugaan adanya praktik prostitusi terselubung yang begitu menyengat di Metropolis Spa & Hotel itu.

Namun diduga akibat adanya setoran besar, pengelola Metropolis Spa sampai-sampai berani memposting di dunia internet akan layanan menggugah syahwat pria yang mereka sajikan.

Bukan hanya itu, masa pandemi Covid-19 hampir tak menjadi penghalang usaha kebal hukum dan aturan itu untuk beroperasi, dari pihak Pemko Medan hingga aparat kepolisian berwenang pun diduga sengaja cuek.

Baca Juga :   Masjid Raya Baiturrahman, Saksi Bisu Dakwah hingga Bencana

Akan informasi di atas yang diperoleh, pihak Metropolis Spa berusaha terus dikonfirmasi dengan didatangi, terutama tentang izin operasional karaokenya,  maupun diduga terkait adanya praktik penggelapan pajak, ironinya tetap belum berhasil.

Begitu juga dengan Dedy Purba selaku kepercayaan pria tionghoa pemilik Metropolis Spa tersebut, masih terus mengelak dikonfirmasi. Sedangkan masyarakat sekitar mengatakan mungkin harus Walikota Medan Bobby Nasution yang melakukan penindakan supaya bisa aturan berjalan. (TP)   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *