Laporan Korban Penganiayaan di Polsek Medan Sunggal Akhirnya Sampai Ke Kapolri

Headline Kriminal

tobapos.co – Laporan korban penganiayaan secara bersama-sama yang terjadi pada Sabtu 27 Maret 2021 diduga dilakukan Edy Iriansyah Cs (terlapor) terhadap (pelapor) Dedy Gunawan Ritonga (31) kini memasuki babak baru.

Proses penyidikan penanganan kasus yang dilakukan Polsek Medan Sunggal selama dua bulan terkesan jalan di tempat tersebut, akhirnya sampai ke Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Foto : Kanit Reskrim Polsek Sunggal AKP Budiman Simanjuntak//

Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat dikonfirmasi tobapos.co, melalui kontak WhatsApp di nomor 08118836xxx, Jumat (28/5/2021), terkait lambannya penanganan kasus penganiayaan yang dilaporkan Dedy Gunawan tersebut, menyarankan agar melaporkannya ke Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Simanjuntak, atau ke Propam Mabes.

“Laporkan ke Kapolda atau Propam Mabes. Sudah dibuat aplikasi Propam Presisi atau bisa langsung,” kata Kapolri.

Foto : Laporan korban (Dedy Gunawan Ritonga)//

Sementara itu, korban (pelapor) Dedy Gunawan Ritonga saat mengetahui laporan kasus penganiayaan tersebut mendapat respon dari Kapolri merasa lega dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya.

“Mewakili masyarakat sekaligus warga Sumatera Utara, saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kapolri atas atensi yang diberikan. Kini saya merasa lega,” ungkap Dedy sembari mengucapkan syukur alhamdulilah.

Foto : Luka di tubuh korban//

Saat ditanya, apa harapannya kepada Kapolri terkait kasus yang dialaminya saat ini.

“Demi rasa keadilan, hukum harus ditegakkan. Dan berharap laporan saya di proses sesuai dengan hukum yang berlaku berdasarkan perintah Undang-Undang,” harap Dedy.

Foto: Jawaban yang diterima korban dari aplikasi Propam Presisi//

Ditanyakan apakah dia akan melaporkan kasus tersebut kepada Kapolda Sumut atau Propam Mabes ?

“Saya akan laporkan sesuai perintah Kapolri,” ucap Dedy kepada tobapos.co.

Foto: Jawaban yang diterima korban dari aplikasi Propam Presisi//

Dedy sempat mengutip ucapan Listyo Sigit Prabowo, bahwa Kapolri tak mau ‘hukum tajam ke bawah tumpul ke atas’ kembali terulang lagi,” pungkasnya. (TP – Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *