Kota Pematang Siantar Diterjang Puting Beliung, Ketua OKK Soksi Sumut James Siregar Sebut  Pemerintah Lambat

Headline Peristiwa

tobapos.co – Suasana di Kota Pematang Siantar, Sumut, Sabtu (6/8/2022) sekira pukul 16.00 WIB,  seketika berubah, masyarakat panik.

Pasalnya angin puting beliung melanda kota yang berada di bawah kepemimpinan Dr Susanti Dewayani itu.

Menurut pantauan langsung kru tobapos, di sejumlah titik lokasi bencana, beberapa kantor maupun rumah warga rusak parah di bagian atapnya juga dinding rubuh, pohon bertumbangan.

Foto: Kondisi yang terjadi akibat puting beliung di Siantar//

Seperti di Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, setelah angin kencang dirasa mulai redah, masyarakat berusaha memperbaiki rumah dan lingkungan mereka yang porak poranda.

Ditemui wartawan, Indra Gunawan GL. Tobing (37), warga setempat yang ternyata merupakan Ketua Baladika Karya Pematang Siantar. Dia tidak banyak berbicara, raut wajahnya tampak lesu.

Baca Juga :   Gubsu Lantik Wakil Walikota Binjai Sisa Masa Jabatan 2021-2024

“Habis semuanya bang, termasuk barang di rumah” katanya.

Di tempat terpisah, Ketua OKK Soksi Sumut, Drs James TP Siregar yang turun memantau ke beberapa lokasi parah, sangat menyesalkan pemerintah (Kota Siantar) yang terkesan lambat menangani musibah itu.

“Hasil investigasi di lapangan hingga pukul 19.00 WIB belum ada juga tenda-tenda tanggap darurat pemerintah. Jadi bagaimana masyarakat untuk tidur malam ini dan bagaimana makan serta air bersih, dan kita lihat sendiri pemerintah terkesan lambat menangani masalah ini.” ungkapnya.

Ataa kondisi yang terjadi, apalagi malam ini Kota Siantar gelap gulita, Kepala Pelaksana BPBD Kota Pematang Siantar ketika dikonfirmasi melalui seluler, mengaku pihaknya sedang bekerja di lapangan, “Sebentar ya saya masih di lapangan ini,” katanya.

Ketika ditanyakan mengenai tenda dan bantuan lainnya untuk masyarakat yang terkena musibah, pria yang juga menjabat Kasatpol PP Kota Pematang Siantar itu terkesan enggan menjelaskan.

Baca Juga :   Maraknya Judi di Kota Medan & Ketegasan Kapolri “..Kepalanya Saya Potong..”

“Kita masih fokus sama pohon tumbang dulu,” katanya. (ZAL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *