tobapos.co – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria memastikan tempat hiburan malam di ibu kota belum diizinkan untuk beroperasi di masa PSBB transisi.
Dari hasil kajian dan evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jakarta tempat Diskotek beresiko rentan menyebarkan virus corona. Karena akan ada penumpukan pengunjung bila tempat tersebut dibuka.
“Ya terkait hiburan malam, ada lagi spa dan lain-lain itu memang sampai hari ini berdasarkan fakta data dan kajian di kami juga dan kami diskusi kan dengan para pihak, itu memang belum kami perkenankan,” ujar Ariza di Balaikota, Rabu (14/10/2020).
Hal tersebut juga berlaku di dunia pendidikan, lanjut dia, bahwasanya proses belajar mengajar secara tatap muka di masa PSBB transisi belum diberlakukan.
“Sama seperti sektor pendidikan juga belum kita perkenankan untuk dibuka,” tuturnya.
Hingga sampai saat ini proses belajar mengajar di Jakarta masih diberlakukan tatap muka jarah jauh atau online. Pemprov pun sudah memberikan internet gratis di sejumlah tempat untuk para siswa mendapatkan akses internet.
“Semuanya terkait sektor pendidikan dilakukan belajar mengajar dengan jarak jauh atau online atau daring, begitu juga hiburan malam, belum di perkenankan,” tutupnya. (TP 2)