tobapos.co – Pemprov DKI Jakarta menyebutkan kasus Covid-19 varian Omicron saat ini semakin meningkat sebanyak 162 orang. Data jumlah kasus baru berdasarkan dari litbangkes Dari tanggal 2 Januari hingga 3 Januari.
“Jadi memang seperti kita ketahui belakangan ini omicron semakin meningkat. Di Jakarta sendiri kasusnya sdh 162 orang. Dari tanggal 2 Januari 2022 kasus berjumlah 135, sedangkan tanggal 3 Januari 2022 ada 15 orang ditambah 12 orang,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria ditemui di Balai Kota, Selasa (04/01/2022).
Riza mengatakan peningkatan kasus Covid-19 umumnya ini akibat masyarakat yang baru datang dari liburan keluar negeri. Untuk itu, seperti yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo sudah menyampaikan kesungguhan dan keseriusannya dan meminta warga menjelani Karantina.
“Soal karantina pak menko pak luhut sudah menyampaikan lagi hari ini pentingnya karantina. Tidak ada lagi main-main soal karantina. kita setuju dan kita mendukung,” ujarnya.
Menurut Riza, untuk masa karantina durasinya ditambah menjadi 15 hari. Hal ini sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat dalam memutus Penyebaran Covid-19.
“Sekarang ini masa karantinanya sudah ditambah oleh pemerintah pusat menjadi 15 hari. Sebelumnyakan 10 hari,” jelasnya.
Dikatakan Riza, pihaknya meminta seluruh masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap Penyebaran Covid-19 varian Omicron, meskipun vaksinasi di Jakarta sudah tinggi.
“Prokes harus tetap dilaksanakan, kita selalu melakukan disinfektan, masyarakat DKI Jakarta sudah sangat bijak patuh disiplin bijak tegas umumnya tapi tetap kita harus sangat hati2l-hati, tidak boleh lengah, tidak boleh kendor, apalagi abai jangan euforia,” ucapnya.
Saat ini, lanjut Riza, ke-15 orang yang terpapar Covid-19 varian omicron tengah menjalani perawatan di RSPI dan RSD Wisma Atlet Kemayoran.
“Warga yang terpapar Covid-19 sudah berada di RSPI dan Wisma Atlet Kemayoran guna menjalani perawatan,” pungkasnya. (TP 2)