tobapos.co – Momen memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang jatuh setiap 26 Juni , dimana tahun 2023 ini pada hari Senin (26/6/2023), keluarga warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas I Medan berharap Rutan Kelas I Medan tetap tangguh mempertahankan sikap tegas dalam perang melawan narkotika di wilayah kerjanya. Rabu (28/6/2023).
Menurut warga Kecamatan Sunggal, Kota Medan itu, program-program cerdas yang sangat bermanfaat dalam bentuk kegiatan keterampilan nyata yang dikembangkan Rutan Kelas I Medan kepada warga binaan disana, terlebih saat ini dipimpin Nimrot Sihotang A.md, I.P., S.H., M.H.,(foto-atas kiri), dampak positifnya berangsur dirasakan keluarga warga binaan itu.
“Banyak perkembangan baik dan positif yang saya lihat dan rasakan dari kelakuan anak saya selama berada di Rutan Medan, ibadahnya sekarang sudah tak lupa, badannya lebih gemuk karena gak menyentuh narkoba lagi, keterampilannya membuat berbagai macam meubel juga sudah saya lihat hasilnya. Semoga selepas menjalani hukuman, dia bisa kembali dibanggakan di lingkungan dan di tengah keluarga. Terimakasih Bapak Ibu yang bertugas di Rutan Medan, terutama Bapak Kepala Rutan Medan, Pimpinan-pimpinannya dan semuanya selalu sehat dan menjadi teladan,” ungkap seorang Ibu dari warga binaan, Sulastri (55).
Baca juga..
Kemudian Bapak Kusuma Harahap, warga Kelurahan Cinta Damai, Tanjung Gusta, Helvetia, Medan. Ditanyai sejumlah wartawan saat di depan Rutan Kelas I Medan, pria paruh baya itu mengungkapkan dukungan penuhnya dengan kegiatan-kegiatan di Rutan Kelas I Medan, Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara.
Seperti memberikan bimbingan keterampilan dalam banyak bidang pekerjaan, hingga memberikan modal usaha, kegiatan-kegiatan konseling rehabilitasi korban narkotika, penyuluhan tentang kesehatan dalam kampanye melawan narkotika, yang sangat membantu warga binaan pemasyarakatan disana tidak terjerumus kembali dengan segala kegiatan gelap narkotika.
“Banyak terobosan-terobosan Rutan Medan yang membantu kami para orangtua, keluarga warga binaan, seperti membuat sadar anak kami yang menjalani hukumannya kasus narkoba menjadi tobat tak menyentuh lagi barang haram itu, dan itu sudah saya lihat, sudah setahun ini dia di Rutan Medan banyak perubahan sikap juga mentalnya yang tidak seperti dulu lagi sering marah-marah, tak perduli keluarga. Sekarang dia lebih terarah, berpikir positif, dan banyak lagi yang bisa diharap untuk menggapai masa depannya, karena tidak ada kata terlambat untuk yang baik,” tuturnya.
Masih diungkapkan Harahap, teringat Hari Anti Anti Narkotika Internasional yang diperingati di 26 Juni setiap tahunnya, dia sangat berharap sikap tegas tanpa pandang bulu Rutan Kelas I Medan dalam PerangTerhadap Narkotika yang sudah lama digaungkan Pemerintah menuju Indonesia Bersih Narkoba dapat terus terjaga dipertahankan, dan terus berinovasi.
“Karena bukan tanggungjawab Rutan dengan petugasnya semata, dari itu saya mewakili keluarga warga binaan lainnya mendukung penuh langkah program-program terbaik Bapak Kepala Rutan Medan dan para pimpinan lainnya untuk menciptakan warga binaan pemasyarakatan yang dapat diterima masyarakat luas setelah bebas, apalagi bisa menjadi panutan di dalam kehidupan sosialnya nanti. Sekali lagi bertepatan di hari peringatan Anti Narkotika Internasional, apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan kepada Bapak Nimrot Sihotang (Kepala Rutan Kelas I Medan) dan Jajarannya dan tak lupa kepada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumut hingga Pusat,” tutupnya.(TP)