Judi dan Narkoba Marak..
tobapos.co – Belum lama pada sekitar beberapa bulan lalu Gubsu Bobby Nasution menegaskan Pemprov Sumut segera melakukan upaya pencegahan agar masyarakat tidak terjerat judi maupun narkoba.
Dengan itu, menantu Presiden RI ke 7 itu berjanji memberikan dukungan (support) penuh terhadap Kodam I/BB dan Polda Sumut untuk menyelesaikan kedua penyakit masyarakat (Pekat), tersebut.
Untuk wilayah kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara, diketahui persoalan penyakit masyarakat terutama perjudian disinyalir Kabupaten Karo atau sering disebut Tanah Karo termasuk juaranya, dibuktikan tahun lalu Kabupaten Karo angka kemiskinan meningkat.
Bahkan, Gubsu Bobby Nasution juga sudah menyampaikan, masyarakat sudah sangat resah terkait peredaran narkoba dan judi. Judi ini kelas bawah. Sehingga di masyarakat para ibu-ibu mengeluh suaminya lebih lama di tempat judi daripada di rumah. Ini bukan hanya masalah ekonomi.
Selain melanggar hukum, masih kata Bobby, aktivitas perjudian ini sangat merugikan masyarakat.
Menanggapi hal itu, masyarakat mendesak Bobby Nasution selaku Gubernur Sumut mau menjadikan Kabupaten Karo sebagai percontohan sebagai daerah yang bebas judi dan narkoba di Sumatera Utara.
“Di Binjai kemarin kan viral Pak Bobby turun langsung untuk memberantas penyakit masyarakat dan berhasil, jadi jangan lah berhenti sampai disitu. Di Tanah Karo paling marak judi, kasihanlah Bapak sama Ibu-ibu disana, ikutlah Bapak mencarikan solusinya, karena Bapak sebagai Kepala Daerah bisa cepat menggandeng Kodam dan Poldasu, jadikan contoh Tanah Karo bebas judi dan narkoba,” kata elemen masyarakat, Jumat (12/9/2025), malam.
Ditambahkan elemen masyarakat lainnya dari DPP Prabu, relawan pemenangan Prabowo -Gibran melalui Marjudin menegaskan, Kapolda Sumut jangan tutup mata, informasi yang disampaikan masyarakat haruslah menjadi atensi untuk diprioritaskan.
“Kita sepakat persoalan judi dan narkoba sangat kuat dampak buruknya terhadap masyarakat, sehingga Pak Presiden Prabowo dalam Asta Cita memprogramkan perang terhadap itu.”
“Kita berharap pihak berwenang di daerah dalam pemberantasan judi dan narkoba sejalan dengan program Pak Presiden, jangan sampai masyarakat marah. DPP Prabu berjanji akan menyampaikan kondisi yang dialami masyarakat di Tanah Karo kepada Presiden atau pun Kapolri.” kata Marjudin.
Informasi terkini didapat, meski Polda Sumut melalui Ditreskrimum Unit Jahtanras sekitar tiga hari lalu berhasil menggerebek sarang judi besar di kawasan Kabanjahe, Kabupaten Karo. Namun di sejumlah lokasi lainnya di wilayah hukum Polres Tanah Karo, Kabupaten Karo tetap subur, seolah tak berdampak terhadap penggerebekan itu.
Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto terkait ini segera dikonfirmasi, sampai ke tingkat lebih tinggi Kapolda Sumut. (TP)