Disdik Batu Bara Gelar UKG Untuk Ratusan Tenaga Guru Honorer

Pemerintahan

tobapos.co- Dalam menerapkan kompentensi guru, Dinas Pendidikan Batu Bara menggelar Ujian Kompentensi Guru (UKG) terhadap sejumlah 501 tenaga guru honorer di Pemkab Batu Bara. 

Tujuan ini untuk memperkuat peran guru saat melaksanakan ajar mengajar dilingkungan pendidikan, karena itu pemkab Batu Bara melalui Dinas Pendidikan (Disdik) mendorong melakukan UKG, ujar Bupati Batu Bara Ir H Zahir M AP didampingi Kadisdik, Ilyas usai meninjau pelaksanaan ujian didampingi Penanggungjawab UKG Kec Talawi Naek Pangihutan, Ka. SMPN 1 Talawi Ridan serta pengawas ruangan saat meninjau pelaksanaan UKG di UPT SMPN 1 Labuhan Ruku Kec. Talawi, Rabu 6/7/22.

Penjelasan mantan Karo Himas Protokol Pemprovsu mengungkapkan,  bahwa  UKG ini  sangat diharapkan. Sebagaimana haraoan Bupati Zahir agar peran guru-guru semakin kuat. 

 “UKG ini diikuti 501 guru se Kab Batubara,” dengan tujuan memetakan tingkat kompetensi guru, misalnya kompetensi pedagogik dan profesional. Membina dan mengembangkan profesi guru sebagai tindak lanjut PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) dan langkah awal untuk seleksi mengikuti PPG (Pendidikan Profesi Guru), mengontrol kinerja guru. Dia berharap peserta UKG mendapatkan nilai yang baik semua nantinya, terang Ilyas.

Ditempat yang sama Penjab UKG Kec Talawi Naek Pangihutan mengatakan, pelaksanaan UKG berlangsung satu hari dengan sistem daring (online) menggunakan HP android atau lactop/VC yang diikuti 28 peserta di Kecamatan Talawi untuk jenjang SD dan SMP, satu dinyatakan sakit, paparnya.

Kepala Sekolah UPT SMPN 1 Labuhan Ruku Talawi, Ridan berharap peserta dapat mengisi materi  yang diujikan sehingga mendapatkan nilai baik dan dinyatakan layak, sehingga mereka akan mendapatkan Surat Kepetusan dari Bupati Batu Bara Bapak Ir. H. Zahir, M. AP., harap Ridan.

Ridan juga berharap dengan UKG nantinya diharapkan mampu memberikan dan meningkatkan mutu pendidikan khususnya di Kab Batubara. Sebab UKG dapat digunakan untuk memetakan kondisi objektif setiap guru yang dijadikan sebagai informasi penting bagi pemerintah ketika akan mengambil sebuah kebijakan terkait dengan materi dan strategi dalam memberikan pembinaan yang dibutuhkan, tambah Ridan. MM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *