tobapos.co – Seorang bocah SD inisial RS (6) warga Padang Sipirok, Kecamatan Aek Ledong, Kabupaten Asahan, Rabu (7/8/2024), meninggal dunia setelah tersengat listrik di bak penampungan air sekolah Ar – Rahma.
Kapolsek Pulau Raja, AKP Aman Putra mengaku, korban meninggal dunia diduga akibat kesetrum listrik di bak penampungan air sekolah.
“Kami mendapatkan informasi dari masyarakat ada anak sekolah tersengat aliran listrik. Kamai cari informasi tersebut, dan ternyata sudah di puskesmas. Kami kejar ke puskesmas, sudah dibawa ke rumah,” kata AKP Aman Putra, Kamis (8/8/2024).
Dengan dibantu tim kesehatan dan Inafis Polres Asahan, petugas mendapatkan bahwa korban telah meninggal dunia.
“Dari situ, ada bekas luka bakar pada tubuh bagian belakang korban. Diduga akibat arus listrik yang menjalar dibagian tubuh korban. Sedangkan bagian tubuh lain, tidak ada tanda-tanda kekerasan,” katanya.
Katanya, arus listrik yang menyengat korban berasal dari kabel yang terbuka untuk mengalirksn arus listrik menuju mesin air otomatis ke tangki air di halaman sekolah.
“Sementara ini keluarga belum membuat laporan karena masih berduka, namun mereka secara lisan sudah menyampaikan kepada kami agar perkara ini mohon untuk diperiksa lebih lanjut,” ungkap Kapolsek.
Sehingga, menurut kapolsek saat ini timnya masih bekerja untuk mencari tau penyebab kematian korban.
“Apakah ada unsur kelalaian atau bagaimana, nanti akan ada hasilnya. Saat ini, tim masih bekerja melakukan penyelidikan,” pungkasnya.(Do)