tobapos.co – Puluhan rumah warga di Dusun X Rawarejo, Desa Terusan Tengah, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan sejak Rabu (4/11/2020) pagi, banjir, terendam air.
Seorang warga, Sukiyah menceritakan, air awalnya naik di permukiman tempat tinggal mereka sekitar pukul 05.00 WIB. Menurutnya, saat itu ketinggian air baru setinggi mata kaki orang dewasa.
“Mulai ini lah tadi subuh. Akibat hujan dari tadi malam lah,” kata Sukiyah.
Lanjut Sukiyah, sekitar pukul 09.00 WIB air terus naik hingga setinggi lutut orang dewasa. Dirinya sampai saat ini memilih bertahan, berharap air yang merendam rumahnya berangsur-angsur surut.
“Nengok nanti lah, kalau hujan lagi nanti, mau sampai sedada,” sebutnya.
Sementara, Kasubbid Kedaruratan BPBD Asahan, Zulfahri Harahap mengatakan, akibat meluapnya air sungai, sedikitnya 87 unit rumah di dusun tersebut terendam banjir.
Menurutnya, banjir tersebut akibat tingginya intensitas curah hujan yang melanda Kabupaten Asahan sejak Selasa (3/11/2020) pukul 18.30 WIB hingga Rabu (4/11/2020), Pukul 05.00 WIB.
“Curah hujan yang turun semalam, hari Selasa sejak pukul 18.30 WIB sampai Rabu pukul 05.00 WIB pagi tadi, berdampak meluapnya debit air Sungai Haian. Dampak tersebut mengakibatkan banjir di Dusun X Rawarejo, Desa Terusan Tengah,” jelas Zulfahri.
Lanjut Zulfahri, rata-rata ketinggian air yang merendam permukiman warga di Dusun X Rawarejo mencapai 1-1,5 meter dari permukaan tanah.
“Rumah warga yang terdampak sebanyak 87 unit yang dihuni 115 kepala keluarga. Ketinggian air di permukiman warga 20-50 cm,” ungkapnya.
Ia pun mengimbau kepada seluruh warga tetap waspada, apabila hujan kembali mengguyur dan rendaman air semakin tinggi menggenangi permukiman warga.
“Untuk langkah antisipasi bila air terus naik, kami mengimbau warga untuk mengungsi ke lokasi yang lebih tinggi. Dan kami BPBD siap membantu,” tegasnya.
Pantauan pada Rabu siang, banjir masih merendam permukiman warga di Dusun X Rawarejo, Desa Terusan Tengah, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan.
Arus air luapan Sungai Haian yang masuk ke permukiman warga cukup deras.(do)