tobapos.co – Warga Dusun XII Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah yang berlokasi persis bersebelahan dengan kantor dan rumah dinas Bupati Serdang Bedagai (Sergai), mengaku kesal melihat kondisi lingkungan mereka yang selama bertahun-tahun luput dari perhatian pemerintah setempat.
“Ironis sekali, yang bersebelahan dengan kantor dan rumah dinas Bupati Sergai saja bisa luput dari perhatian Pemkab Sergai ,” keluh G Sidabutar bersama warga lainnya kepada tobapos, Rabu (4/11/2020).
Menurut warga, mereka tinggal di ibukota Sergai tetapi terkesan berada di kawasan pelosok yang jauh dari ibu kota. Lingkungan kami terlihat kumuh, penuh semak, di sebagian lokasi tidak memiliki leaning, dan kondisi ruas jalannya luluh lantak dan kerap menjadi langganan banjir.
“Kondisi lingkungan di ibu kota Sergai ini lebih parah dibanding pelosok kampung. Apakah selama ini Pemkab Sergai tidak merasa malu dengan kondisi ini ,” ujarnya.
Warga pun mempertanyakan kurangnya perhatian pemerintah terhadap lingkungan mereka yang lokasinya hanya dibatasi dinding kantor bupati.
“Gajah di pelupuk mata tak terlihat tapi semut di ujung pulau terlihat. Ini pepatah yang pas untuk Pemkab Sergai,” tegasnya menutup. (HAT)