Bergelimang Harta.. BM dan SM Dalang Besar Perkampungan Narkoba Jermal 15-Sumut

Headline Kriminal

tobapos.co – Beberapa kali dimuat sejumlah media terkait besar dan kuatnya pengaruh pengelola/dalang perkampungan narkoba Jermal 15, Percut Seituan, Deli Serdang, Sumut. Dan itu disebut belum membuat aktivitas peredaran disana vakum, kekuatan portal kini dioptimalkan. Jumat (16/12/2022).

Terus digali wartawan berdasarkan laporan informasi dari masyarakat akan keberadaan sosok-sosok di balik jaringan kartel si putih Jermal 15. Mengejutkan, muncul oknum-oknum aparat disebut bermain. Kemudian, ada lagi yang lebih santer, itu inisial BM dan SM, mereka dalang besarnya, sudah bergelimang harta.

“BM dan SM (inisial) sebagai pengelola sekaligus aktor utama dalam terbentuknya perkampungan narkoba Jermal 15 itu. Kini sangat sukses dan memiliki harta melimpah.” tutur sumber dipercaya.

“Sosok duo big bos ini juga bermodus sangat dermawan terhadap warga setempat. Bahkan mereka rela merogoh kocek untuk angka besar  memperbaiki jalan dan drainase di kawasan itu, agar terlihat bagus dan tidak banjir.” sambungnya.

Baca juga..

“Sudah puluhan tahun mereka bermitra dalam mengembangkan jaringan  narkoba Jermal 15 itu. Mereka juga sangat dekat dengan oknum-oknum aparat nakal, makanya penegak hukum tadi macam tak bertaring dibuat, gak bisa itu ditutup selamanya, banyak yang terima upeti harian mingguan sampai bulanan,” dibeberkan sumber.

Sekedar biar lebih dipahami masyarakat atas hasil rangkuman wartawan.  Terdengar terlihat selalu didengungkan bahwa Sumatera Utara termasuk peringkat atas penggunaan ilegal narkoba, Indonesia darurat narkoba.

Ironinya, mustahil para gembong berani menjalankan bisnis narkobanya, skala besar pula dengan ancaman hukuman yang begitu tinggi bila tanpa restu para oknum kuat berseragam lengkap.

Parahnya lagi, meminta menyarankan masyarakat menginformasikan keberadaan narkoba katanya penindakan. Namun nyatanya, jangan terkesan hanya kamuflase belaka. Banyak lagi sebenarnya yang akan dituangkan hasil penelusaran wartawan soal narkoba yang telah lama merajalela khususnya di Sumut hingga saat ini, dan itu pasti nantinya akan tetap dipublikasikan.

Supaya tidak menjadi searah belaka, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda sudah memberikan jawaban sekaligus apresiasinya, “Terimakasih informasinya, segera akan kita tindak,” kata beliau meminta wartawan menunggu.  

Karena dirasa kurang greget, lanjut dimintai tanggapan kepada Dir Dit Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Cornelius Wisnu P Adji  sampai ke atasannya Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, tetapi disayangkan sampai detik ini masih ditunggu balasan, sehingga selalu dicoba wartawan meneruskan ke pimpinan tertinggi Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan tak ketinggalan Kepala BNN Petrus R. Golose.

Terus berusaha setia menjadi corong masyarakat, apalagi wartawan sebagai pilar ke 4 demokrasi tanpa mendiskreditkan pihak mana pun. Memang keberadaan sarang narkoba besar-besaran di Jermal 15 tersebut sudah terdengar digrebek dengan mengamankan sejumlah orang diduga pemakai hingga bandarnya. Tetapi, ada apa tak bisa positif ditutup selamanya, menangkap proses hukum dalang petingginya, negara kalah dengan mafia narkoba disana? (TIM/foto-Int/Ils)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *