Atasi Macet Jakarta, Pras: Jam Kerja Diatur dan Warga Harus Punya Garasi

Headline Pemerintahan

tobapos.co – Mengatasi kemacetan yang menjadi persoalan utama di Jakarta harus dengan langkah komprehensif. Harus cari solusi yang tepat, efektif dan berkelanjutan. Diperlukan perencanaan yang matang, strategi yang kuat, terobosan-terobosan, inovasi dan juga sinergi semuanya.

“Saya harap setelah banyak solusi-solusi yang didiskusikan pada Focus Group Discussion (FGD) Penanganan Kemacetan yang tadi pagi saya hadiri bersama Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang terbaik harus segera di uji coba. Terapkan bertahap setelah di sosialisasikan kepada masyarakat. Jadi FGD tersebut ada hasilnya, menjadi upaya yang nyata untuk seluruh warga Jakarta,” kata Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi di Jakarta, Jumat (7/7).

Kemacetan, kata Pras – sapaan akrab politisi PDI Perjuangan ini, bukanlah permasalahan yang dapat diselesaikan dengan sendirian. Namun perlu gotong royong, sinergi dan kolaborasi yang kuat untuk dapat membuat perubahan yang signifikan.

“Peraturan-peraturan yang sudah ada tolong diterapkan dan dipakai seperti Jakarta yang mempunyai Perda Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi pada Pasal 140 itu menegaskan bahwa setiap orang atau badan usaha pemilik kendaraan bermotor wajib memiliki atau menguasai garasi. Kita contoh negara-negara yang telah sukses menyelesaikan permasalahan kemacetan,” tandas Pras.

Masih kata caleg DPR RI 2024 Dapil 2 Jakpus, Jaksel dan Luar Negeri ini, pengaturan jam kerja, usulan penerapan work from home (WFH) dan berbagai solusi lainnya yang nanti akan disosialisasikan dan uji coba bagaimana efektivitasnya untuk mengatasi kemacetan di DKI Jakarta. 

“Semua harus untuk kebaikan masyarakat Jakarta. Bila kemacetan teratasi, maka warga juga yang diuntungkan. Ekonomi otomatis berjalan lancar. Mari kita semua mengatasi kemacetan dengan langkah rasional,” imbuh Pras. (TP2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *