Kejati Sumut Didesak Prioritaskan Penanganan Laporan Dugaan Korupsi di Sektor Pendidikan

Headline Korupsi

Hampir Rp2 M Dana BOS Tahap II Diterima SMKN 1 Percut Seituan Diduga Tidak Disalurkan?

tobapos.co – Soal dugaan korupsi di SMKN 1 Percut Seituan yang sudah dilaporkan elemen masyarakat ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, kemudian dengan alasan banyaknya laporan pengaduan yang masuk, pada 13 Agustus kemarin Kasipenkum Kejati Sumut, Rizaldi,  mengatakan kasus dimaksud masih ditelaah di bidang Intelijen.

Terkait itu, menuai tanggapan serius dari elemen masyarakat lainnya. M. Nazwar dari DPP Ibu Prabu, salah satu organisasi pengawal kebijakan Presiden Prabowo, Wapres Gibran mengatakan, 

Baca juga..

“Penanganan tindak pidana korupsi di sektor pendidikan, di sekolah, termasuk penyalahgunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah sangat layak dan strategis untuk diprioritaskan oleh Kejaksaan Tinggi Sumut, pungutan liar juga, karena menyangkut hak publik mendasar dan masa depan kualitas sdm bangsa.” tegasnya. Jumat (21/8/2026)

Baca Juga :  Atika Belum Respon, Anggaran WiFi Gratis Siswa di DKI Diduga tak Rasional

Sambun Nazwar, “Dampaknya korupsi di sekolah sangat luas, salah satunya  menurunkan mutu pengajaran, jelas  merugikan hak para siswa dan orangtua dalam mendapatkan pendidikan layak.”

“Anggaran dikucurkan untuk sektor pendidikan cukup besar, agar dana tersebut tepat sasaran dan tidak menjadi celah penyimpangan oleh oknum yang mengelola.”

“Sehingga, kita mendesak ketegasan pimpinan Kejaksaan Tinggi Sumut dalam memproses kasus penyelewengan dana pendidikan, apalagi sudah ada laporan dari masyarakat,”  tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, elemen masyarakat membuat laporan pengaduan ke Kejati Sumut terkait dugaan korupsi di SMKN 1 Percut Seituan, yang diduga melibatkan Kepala Sekolahnya, Daulat Siregar.

Dalam laporan pengaduan masyarakat itu diketahui, anggaran Dana BOS tahap II, Tahun Anggaran 2025 yang diterima SMKN 1 Percut Seituan totalnya hampir Rp 2 Miliar, namun diduga tidak ada disalurkan?

Baca Juga :  Debat Publik Ketiga Berlangsung Lancar dan Tertib, Ketua KPU Sumut Agus Arifin : Ayo ke TPS 27 November Nanti

Ironisnya, Kepala Sekolah SMKN 1 Percut Seituan, Daulat Siregar (foto -atas, kiri bawah/int) yang dicoba dikonfirmasi dengan menjumpai di kantornya dan menghubungi melalui telepon, tetap bungkam.

Dilanjutkan kepada Kacabdis Wilayah 1, David Nainggolan (foto-atas, kanan atas/int), yang diketahui sebagai fungsi perpanjangan tangan Dinas Pendidikan Sumut dalam melakukan pembinaan, pengawasan, pendampingan, serta pengendalian tata kelola dana BOS, hampir sama dengan Daulat Siregar, masih tetap bungkam. (Tom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *