Jemput Bola Disdukcapil, Siswa SMAN 55 Jakarta Rekam E-KTP 

Headline Pemerintahan

tobapos.co – Sudin Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Selatan menggelar perekaman EKTP bagi siswa sekolah SMAN 55, Kelurahan Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (09/11/2021). 

Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta Budi Awaludin mengatakan, perekaman e-KTP bagi pelajar ini merupakan program jemput bola dalam memberikan pelayanan perekaman e-KTP bagi para pemula yaitu siswa usia 16 beranjak 17 tahun.

“Ini untuk memberi kemudahan bagi pelajar agar tidak perlu izin ke kantor kelurahan untuk perekaman e-KTP,” ujar Budi usai meninjau perekaman siswa didampingi Kasudin Dukcapil Jakarta Selatan Abdul Haris.

Dikemukakan Budi, selain untuk memudahkan pelayanan terkait administrasi kependudukan, perekaman e-KTP ini juga bagian dari rangkaian pemuktahiran data, peningkatan cakupan perekaman e-KTP serta sebagai salah satu bagian dari Gerakan Indonesia Sadar Adminduk

“Di Jakarta Selatan kurang lebih ada 12.000 siswa, 35 persennya sudah dilakukan perekaman e-KTP,” tuturnya.

Dijelaskan Budi, bahwa perekaman e-KTP ini juga dilakukan tidak hanya untuk siswa yang tinggal di DKI, tetapi bisa juga untuk pelajar yang  penduduk diluar Jakarta Selatan yang bersekolah di DKI Jakarta. 

Lanjutnya, jemput bola ini dilakukan mengingat status DKI Jakarta yang saat ini sudah berada pada level 1 (satu), dimana kegiatan belajar tatap muka sudah diperbolehkan. 

“Setelah kegiatan perekaman disini (SMA N 55),  kami juga akan pantau pelaksanaan pelayanan tempat lain diantaranya di kecamatan Menteng dan kecamatan Gambir. Tujuan pemantauan ini agar dapat  langsung meninjau serta memonitor pelayanan tetap right on track, menyelesaikan masalah/ krisis yang terjadi di lapangan dengan cepat dan tepat, serta untuk menjaga sinergitas dengan stakeholders,” terangnya.

Sementara, Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jakarta Selatan Abdul Haris menambahkan, di sekolah SMAN 55 ini, ada sebanyak 452 siswa yang akan dilakukan perekaman. Dari 452 ini, 228 diantaranya siswa sudah beranjak usia 17 tahun.

“Kita menggelar perekaman e-KTP ini selama tiga hari, hari ini merupakan hari yang kedua, kita juga tetap masih menerapkan protokol kesehatan agar tidak terjadi kerumunan dengan menjadwalkan kedatangan para siswa untuk dilakukan rekam e-KTP,” tandasnya. (TP 2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *