Viral Video Ramai Nyabu Di Basis Besar Narkoba Pantai-Kota Medan, Pimpinan Berwenang Jangan Diam (13)

Headline Kriminal

tobapos.co – Meski sejak lama dan rutin diinformasikan, namun belum juga diberantas tuntas basis besar peredaran hingga penyediaan tempat dan alat hisap sabu-sabu yang dikelola terang-terangan oleh kartel dan diduga para oknum petugas terhadap lokasi terkenal dengan nama “Pantai alias Pante”, di Jalan Kelambir Lima, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Sumut, oleh pimpinan aparat berwenang, berpengaruh buruk terhadap kepercayaan masyarakat.

Lebih dari itu, beragam info A1 pun bermunculan, dari dugaan sebagai penyandang dana oknum politikus dalam Pemilu yang sudah dekat hingga aliran setoran besar ke pusat menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat?

Sebelum-sebelumnya sumber membeberkan berdasarkan hasil pantauan, kini dibantu masyarakat lainnya dengan memberikan bukti berupa video yang memperlihatkan keramaian para pecandu sedang mengkonsumsi sabu-sabu di lokasi “Pantai alias Pante” (foto atas).

Baca Juga :   Gratis dan Mewah, Bobby Nasution Sediakan Tempat Isolasi Terpadu di Hotel Soechi

Melalui wartawan, masyarakat yang meminta agar identitasnya dirahasikan, memohon pimpinan aparat berwenang jangan lagi diam, apalagi video tersebut viral. Senin (16/1/2023).

Ditelusuri dalam video, penyedia tempat lama berbincang soal kondisi lokasi Pantai alias Pante, dimana belakangan ini penjagaan terhadap orang-orang baru yang datang kesana diperketat. Bahkan sampai ada pemeriksaan dan penyitaan terhadap ponsel bila dikeluarkan dari saku.

Masih banyak lagi informasi mengejutkan dari video yang diberikan sumber, dan secara ‘step by step’ akan dibongkar ke publik agar kebenaran kondisi parah narkoba Kota Medan-Sumut yang terkesan dilindungi oknum-oknum aparat menjadi fakta yang lebih nyata.

Karena posisi lokasi “Pantai alias Pante” dimaksud berada di Kota Medan, maka kepada Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda, Dir Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Cornelius Wisnu P Adji, Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak bahkan hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dikonfirmasi sekaligus bentuk informasi.

Baca Juga :   Test Covid-19 Hari Ini, Di Jakarta 749 Positif, 6.097 Negatif

Juga kepada intansi yang kepalanya langsung diangkat dan bertanggung jawab kepada Presiden, yakni BNN. Kepada BNNP Sumut melalui Brigjen Pol Toga Panjaitan juga Komjen Pol Petrus Reinhard Golose (Kepala BNN RI), hal yang sama dilakukan. Ironinya seperti tak menganggap keresahan masyarakat dengan respon cepat. Dan tak lupa sejumlah anggota Komisi 3 DPR RI, Komisi A DPRD Sumut, juga DPRD Kota Medan supaya bersuara, tetapi terkesan bungkam berjamaah.

Sekedar informasi lainnya sebagai perimbangan berita seperti yang diminta para oknum dengan mengirim ke email redaksi tobapos, memang  terdengar perkampungan narkoba “Pantai” sekitarnya jarang-jarang digrebek petugas. Dan meski digrebek, dalam hitungan menit dan sampai kini para bandar bisa kembali menjajakan sabu-sabunya, seperti main sinetron.

Baca Juga :   Pasien Covid-19 Anak Naik, Widyastuti: Pelayanan Tidak Berdasarkan Usia

Lokasi perkampungan narkoba yang dikelola kartel dengan bigbosnya dipanggil OY, DN juga MN Cs itu kini merupakan salah satu basis narkoba terkenal di Kota Medan yang menggantikan Kampung Kubur dulu, dan sekarang menjadi  tempat penghancur banyak generasi bangsa. (TIM/foto ilustrasi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *