tobapos.co–Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr.Pirngadi Medan terus menjadi sorotan masyarakat kota Medan, padahal pemko Medan dan DPRD Kota Medan terus berupaya agar bagaimana pelayanan dirumah sakit milik pemko Medan ini tersebut termasuk sarana dan prasarananya semakin ditingkatkan.
Baru-baru ini, komisi II DPRD Kota Medan juga telah memanggil Dirut RSUD dr.Pirngadi Medan, Suryadi Panjaitan untuk mendengarkan laporan evaluasi kinerja di rumah sakit tersebut, Wakil Ketua Komisi II, Sudari dari partai PAN bersama anggota DPRD Kota Medan, Haris Kelana Damanik dari partai Gerindra dan Dhiyaul dri PKS mengapresiasi langsung perkembangan dan kemajuan dari laporan kerja sampai bulan Mei 2021 rumah sakit dr.Pirngadj dibawah pimpinan Suryadi Panjaitan.
Meski dalam rapat tersebut juga ada dibahas mengenai video yang saat itu juga sempat viral mengenai tabung oksigen yang dialami seorang pasien dan diklarifikasi oleh Suryadi.
Namun, kembali lagi viral di Youtube dimana dari rekaman video, pengakuan seorang ibu bayi yang Diduga di Covidkan Rumah Sakit saat hendak Operasi. Hal ini tentunya semakin menambah kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan di rumah sakit dr.Pirngadi pun semakin berkurang. Dimana ditengah pembenahan dan perbaikan yang dilakukan oleh Dirut rumah sakit untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit tersebutpun tampaknya tidak akan berhasil.
Melihat itu, anggota DPRD kota Medan, Haris Kelana Damanik mengatakan sangat menyayangkan munculnya dan viral video yang menayangkan kekesalan seorang ibu dimana bayinya yang sedang sakit dikatakan Covid oleh tenaga kesehatan di rumah sakit dan ketika dilakukan rapit Test, hasilnya adalah negatif. Dari video tersebut, tambah Haris lagi ada pengakuan keluarga korban seolah pihak dokter dirumah sakit tersebut pun seakan tidak memahami tugasnya dan menunggu waktu lama untuk mengabari bahwa kelengkapan medis di rumah sakit milik pemko Medan tersebut terbatas.
“Ada apa ini semua, kita perlu mempertanyakan langsung kepada Suryadi Panjaitan selaku Dirut di rumah sakit tersebut. Sebab, seakan bertubi-tubinya viral video tentang pelayanan yang dikatakan kurang baik di rumah sakit tersebut,”kata wakil rakyat dari Dapil II kota Medan ini, Jumat (11/6).
Menurut Haris, Suryadi Panjaitan selaku Dirut perlu mengumpulkan semua tenaga kesehatan ternasuk dokter di bawah kepemimpinannya dan meminta penjelasan mereka terkiat adanya beredar video tersebut dan segera mengklarifikasi jamnya.
Selaku anggota DPRD yang dipilih atas amanah rakyat, Haris mengaku memiliki fungsi pengawasan yang menempel pada tugas lembaga wakil rakyat, apalagi rumah sakit adalah bagian dari Kounterpartnya di Komisi II.
” Salah satu paling penting di Rumah Sakit itu adalah menyangkut pelayanannya, jika ada permasalahan harus dapat segera di klarifikasikan agar masyarakat tidak bertanya-tanya, apalagi video tersebut sudah ditonton banyak orang melalui YouTube. Terlepaslah apa itu penilaian masyarakat,”ujarnya.
Tambah Haris lagi, pemko Medan dapat juga memanggil Dirut Pirngadi dan meminta penjelasan terkait video yang viral tersebut, ini untuk menjadi evaluasi atas kinerja Dirut ke depan. Sehingga dari kejadian itu, RSUD dr.Pirngadi Medan dapat semakin memperbaiki citranya dimtaa masyarakat.
Terpisah, Dirut RSUD dr.Pirngadi Medan, Suryadi Panjaitan ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pribadinya tentang video viral tersebut belum ada membalas dan masih muncul ceklis satu.(km5)