Tinjau Simulasi PTM, Wabup Sergai : Prokes Harus Dilaksanakan Secara Ketat

Pemerintahan

tobapos.co – Setelah mendapat izin dari Gubernur Sumatera Utara H Edy Rahmayadi terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Pemerintah Kabupaten Serdang terus melakukan berbagai upaya demi terlaksananya PTM di tengah pandemi.

“Kepada seluruh pihak baik guru, penjaga sekolah hingga murid dan juga orang tua agar mengikuti Petunjuk Tekhnis (Juknis) dan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat dalam pelaksanaan proses belajar mengajar tatap muka yang mulai dijalankan di Tanah Bertuah Negeri Beradat,” kata Wabup Sergai H Adlin Umar Yusri Tambunan saat meninjau simulasi pelaksanaan proses belajar mengajar tatap muka di SMP Negeri 1 dan SDN 108293 Kecamatan Perbaungan, Senin (6/9/2021).

Adlin menyebut, simulasi yang dilakukan disekolah ini sudah berjalan baik. Penerapan prokes sudah berjalan semestinya.

Baca Juga :   Kepling Harus Lebih Aktif Menyosialisasikan Perwal No 27/2020 Kepada Masyarakat

“Seluruh pihak yang terkait dalam pelaksanaan PTM, baik guru, siswa maupun penjaga sekolah harus bisa menerapkan prokes secara ketat. Agar menggunakan masker, dan tidak berkerumun. Selalu mencuci tangan dengan sabun dan jika jam belajar mengajar selesai, langsung balik kerumah,” katanya .

Di kesempatan itu Wabup meminta agar seluruh guru yang belum divaksin untuk segera di vaksin. Yang belum divaksin segera ke puskesmas terdekat. Begitu juga jika terdapat gejala yang mengarah pada Covid-19, segera ditindaklanjuti. Hal ini agar tidak berdampak pada proses belajar mengajar di sekolah. Oleh karenanya, saya minta prokes dijaga ketat. Bapak ibu guru harus memberikan contoh kepada siswa.

Dalam kesempatan yang sama, Kadis Pendidikan Sergai Suwanto, menjelaskan jika pihaknya bekerjasama dengan pihak swasta untuk mendatangkan vaksin yang akan diperuntukkan bagi para siswa yang belum divaksin.

Baca Juga :   Pedagang Gunakan Kantong Plastik di Pasar, DKI Ancam Kenakan Sanksi Denda Rp25 Juta

“Kami sudah menggandeng Asosiasi Kelapa Sawit Indonesia. Data-data siswa kita mulai dari SMP, SMA, Aliyah dan Tsanawiyah serta sederajat yang berjumlah kurang lebih 45 ribu siswa sudah kita serahkan. Kita harapkan dalam bulan ini rencana tersebut bisa terealisasi,” kata Suwanto.

“Seluruh guru yang mengajar tatap muka harus sudah divaksin. Itu ada di Juknis. Begitu juga penjaga dan petugas kebersihan sekolah,”ucap Kadis Pendidikan mengingatkan.

Simulasi The Best di Sergai

Sementara itu, Kepala Cabang Pendidikan Sei Rampah Dinas Pendidikan Sumatera Utara Yedi Efendi Sipayung memuji simulasi proses belajar mengajar tatap muka di wilayah Sergai. Bahkan ia menyampaikan salam dari Kadis Pendidikan Sumatera Utara yang menyatakan penerapan prokes pada siswa berjalan dengan baik.

Baca Juga :   Dalam Menggelar Tes Swab, Pemprov DKI Ikuti Prosedur Kemenkes RI

“Sergai ini The Best pak. Ini salah satu daerah yang The Best pelaksanaan simulasinya. Kita harap ini terus berjalan agar mutu pendidikan kita yang terus membaik,”pujinya.

Rindu Bersekolah

Ali Akbar, salah satu siswa kelas 8 SMP Negeri 1 Perbaungan yang mengaku merasa rindu akan bersekolah.

” Sejak pertama masuk sekolah kelas 7 belum pernah merasakan sekolah tatap muka. Sejak kelas 7 gak pernah sekolah langsung. Hanya dari daring,”ungkapnya. (Hat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *