Soal Gelandangan, Ariza: Di Negara Lain Juga Ada

Headline Pemerintahan

tobapos.co – Pemprov DKI Jakarta masih mempunyai PR (pekerjaan rumah) dalam menyelesaikan permasalahan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang masih menempati kolong jembatan di ibu kota. 

“Ya memang masih ada beberapa masyarakat yang tinggal di kolong jembatan,” kata Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (17/11/2021). 

Menurut orang nomor dua di DKI ini, persoalan tunawisma yang tidur di kolong jembatan ini tengah ditindaklanjuti oleh Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta. 

Riza bilang, pada umumnya mereka yang tinggal di jembatan adalah orang pendatang dari daerah lain yg ingin mencari nafkah ke ibu kota. Menurutnya, maraknya gelandangan di kota banyak terjadi di negara lain bukan hanya di Indonesia. 

“Orang yang mungkin punya kebutuhan kemudian mencari kerja, tidak memiliki uang sehingga tinggal di kolong jembatan,” tuturnya. 

Menyukapi hal ini, Pemprov DKI pun memerintahkan Dinsos untuk membereskan masalah tunawisma ini yang sudah lama berkeliaran di kota Jakarta. 

“Namun demikian itu sedapat mungkin nanti akan dicarikan solusinya, karena kami punya panti panti juga,” pungkasnya. 

Sebelumnya, Satpol PP Kecamatan Tanah Abang menggelar razia penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS). Razia itu digelar pada Kamis (21/10) lalu di sekitaran Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Dari razia itu, Satpol PP mengamankan manusia gerobak dan penghuni kolong jembatan. PMKS yang berhasil dijaring itu dibina oleh Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat. (TP 2/foto: ilustrasi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *