Seorang Ibu di Asahan Sukses Jalani Bisnis HNI

Headline Pemerintahan

tobapos.co – Seorang Ibu Rumah Tangga yang bernama Zizah sukses dalam mengembangkan bisnis Halal Network Indonesia (HNI) di Asahan. PT Herbal Penawar Alwahida Indonesia, yang kemudian dikenal sebagai HPAI, merupakan salah satu perusahaan Bisnis Halal Network di Indonesia yang fokus pada penyediaan produk-produk barang konsumsi (consumer goods) yang halal dan berkualitas.
HPAI, sesuai dengan akta pendirian perusahaan, secara resmi didirikan pada tanggal 19 Maret 2012.

HPAI merupakan hasil dari perjuangan panjang dengan tujuan untuk menjayakan produk-produk halal berkualitas yang berazaskan Thibbunnabawi; membumikan, memajukan, dan mengaktualisasikan ekonomi Islam di Indonesia melalui enterpreneurship, dan juga turut serta dalam memberdayakan dan mengangkat UMKM nasional.

Seorang ibu rumah tangga bernama zizah memulai bisnis HNI pada tanggal 20 Maret 2019. Alasan bu zizah mencoba produk HNI awalnya demi kesehatan keluarga dan karena produk HNI adalah produk muslim. Kemudian beliau tertarik untuk mengikuti bisnisnya karena produk ini berasal dari dalam negri yang dapat meningkatkan perekonomian di Indonesia.Dengan begitu bu Azizah memanfaatkan teknologi berupa sosial media untuk mempromosikan produk produk HNI.

“Sebagaimana, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi dalam seminarnya meminta kepada pelaku usaha di segmen UKM untuk memanfaatkan tren ekonomi digital untuk pengembangan bisnis,” kata buk Zizah dalam penjelasan. 

Mentri perdagangan menjelaskan, tren ekonomi digital memiliki potensi yang sangat besar.Pendapatan yang sudah dicapai oleh bu zizah selama 3 tahun sudah mencapai puluhan juta, hingga ia bisa membeli sebuah sepeda motor dan memperbesar bisnis HNI yang sedang dijalankannya sampai saat ini. Namun, disisi lain pendapatan ibu zizah masih mengalami pasang surut.

Kesulitan yang pernah dialami oleh bu zizah yaitu disaat masa pandemi, banyaknya produk yang memilki stok terbatas karena barangnya tidak bisa masuk atau terkirim oleh transportasi yang disebabkan pandemi, walau stok terbatas barang tersebut tetap ada dengan waktu ber bulan-bulan. Tetapi pandemi bukanlah suatu persoalan bagi bu zizah dalam berbisnis HNI ini, karena ada atau tidaknya pandemi tidak mempengaruhi pendapatan bu zizah.
Motivasi dari bu Azizah untuk ibu rumah tangga yang ingin mencoba berbisnis dirumah ialah jangan takut dan harus yakin, walau hanya berbisnis di dalam rumah kita tetap bisa mempunyai penghasilan sendiri. (do)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *